1000 hari menjelang nyaris melahirkan 1000 hari pengharapan. Aku masih banyak terdiam, aku masih larut dalam kenangan.Seolah tak percaya bahwa kau pergi, aku berdiam diri menanti. 1000 hari memang bukan waktu yang lama, namun 1000 hari juga bukan jawabnya.
Atau mungkin 1000 hari lagi ?

Aku suka puisi2 kmu… ^_^
@Nuri:
Aku suka dengan komentar kamu….
puisi nya lumayan bagus…???
tapi ga ada kejelasan dan akan mempersuli orang yang tidak mengerti…???? Karena disini ada dua tema anta peri selamanya atau kan kembali lagi…
apakah menceritakan seseorang yang meninggalkan kita buat selamanya…
maksud yang u tulis..???
PUISI GA JLAS!!!
ELEK MAW MUNTAH NIE AK BACA!!
YG NULIS PASTI ELEK!!
TAEK!
@Erix:
Mengapa anda komentar dengan 2 nama berbeda, tapi tetap menggunakan email yang sama?
Saya sebenarnya bisa saja tidak approve komentar anda yang mengisyaratkan keberadaan ‘otak’ anda yang sama sekali bukan otak manusia, namun mengingat waktu yang sudah anda luangkan untuk ‘menjelek-jelekkan’ diri anda sendiri (dgn anda nulis seperti itu, otomatis hanya menunjukkan pada dunia bahwa anda tidak mempunyai kemampuan berbahasa yang baik agar dapat bertutur sopan)
Semoga anda memiliki Tuhan, yang dapat mengingatkan anda di suatu waktu, bahwa menyakiti orang lain sama sekali tidak ada untungnya.
Inilah menariknya dunia web, semua bisa bebas berkomentar, tanpa bisa diketahui (anonimitas). Hanya Allah SWT yang tahu.
Ada lagi yang mau mencoba memanfaatkan anonimitas untuk berbuat buruk?
@erik
taek juga loe! emang loe bisa buat puisi, oh mungkin dia nggk bisa nulis, dipikirannya hanya ada tai semuanya.. mudah2n kamu nggk makan tai.(emosi banget)
dia bner2 ga ada perasaan, krna berani brkomentar seperti itu, mungkin dia ga pnya hati bahkan cinta. komentarnya kyak orng ga pernah diajar etika.
kenzt, tenang aja, kami tetap akan mendukung web loe, n slalu nunggu puisi2 loe yang keren2 itu. SEMANGAT YACH!!!
GOOD LUCK
@Eko & Asta:
Makasih buat kalian berdua…. mungkin kehadiran Erix bisa jadi penyeimbang kalian berdua yg isinya muji mulu…. he…he…he..
Itulah dunia, bahkan saat kita tidak berusaha melukai orang lain pun, kita masih bisa dilukai…. Hanya kebesaran hati yang menjadi pembedanya. Hanya orang-orang yg memilih untuk tidak dewasa yg dapat dgn mudah berkata tanpa berpikir sejenak sebelumnya.