Wanita sepertimu, tak kusangka memasuki hidupku
Mengisi hari-hariku dengan segala indahmu
Walau hanya sesaat waktu, di sepenggal usiaku
Aku tahu…semua kisah kita telah berlalu
Hanya sedikit cerita dan sepenggal kisah manis dulu
Sesaat waktu…namun terus membuatku merindu
Aku tahu, semua sesal tak lagi berarti untukmu
Walau cinta mungkin takkan pernah lari dariku
Bagimu…kisah kita cukup di sesaat waktu
Seorang pria lemah
terus mendamba cintamu
Berharap kelak akan kembali
Tak peduli… berapa lama waktu
Harus terbuang tuk sebuah penantian
Menunggu… terasa jauh lebih berarti
Daripada sekedar hidup kosong
Tanpa tujuan
Seorang pria lemah
berusaha slalu mencintaimu
Bukan karena kesempurnaan yang ada
Membutuhkanmu lebih dari
sekedar kesempurnaan yang ternilai
kelak mungkin kau mengerti
meski kau tak harus kembali
Ketika lirih kudengar suaramu
Sesenggukan terisak tangis
Tahukah kamu bahwa ku disini juga menangis ?
Hatiku teriris…
Ketika pelan kudengar kau merasa sendiri
Tak ada satupun yang peduli
Aku merasa menjadi orang tak berarti
Untuk siapa aku disini ?
Ketika kau berpikir…
Bahwa hidupmu waktunya berakhir
Aku mengerti semuanya tak abadi
Tapi bukan kita penentu hidup ini
Aku sadar bahwa menangis takkan bisa membuatku seketika ada
Disisimu…
Aku mengerti bahwa memikirkanmu takkan bisa membuatku sekejap mata ada
Didekatmu…
Menghiburmu,
Menenangkanmu,
Mendekapmu,
Mendengarkanmu,
Aku tak bisa menahan rasa seperti ini jauh lebih lama
Menyiksaku…
Meski kini tak jua bisa kutemukan sebuah cara yang bisa
Membawaku…
Di hidupmu,
Di setiap harimu,
Di setiap langkahmu,
Di setiap mimpimu,
Saat lara menyelimuti, saat cobaan menghinggapi
atau saat apapun kamu merasa sendiri, dan sekedar ingin berbagi
Aku… merasa sungguh tak berarti
Sebab cintaku tak mampu jauhkanmu dari duka
Aku… relakan jika kau ingin pergi
Mencari cinta yang mampu dan selalu ada tak terpisah