Ketika Seseorang Itu Pergi Meninggalkanmu

December 22, 2007

Ketika ia akhirnya beranjak pergi dari hidupmu
Sesungguhnya ia tak pernah mengkhianatimu
Justru ia telah jujur teramat jujur kepadamu
Hanya saja hatimu tak menginginkan kejujuran itu
Kau mau yang palsu… asal sesuai dengan ego dan hasratmu

Ketika seseorang itu pergi meninggalkanmu
Lalu berjalan beriring dengan seseorang dari dekatmu
Itulah waktu terbaikmu menunjukkan besarnya ketulusanmu
Memang akan sakit dan mungkin meremukkan dinding kalbu
Bukankah setiap insan juga ingin mengejar bahagia, sadarkah kamu?

Kawan…relakanlah cinta ketika telah tiba saatnya ia pergi
Renungkanlah perjalanan indahmu bersamanya lalu temukanlah putih
Jauhkanlah rasa sakit hati sebab cinta tak untuk bermuara pada benci
Berhentilah sejenak untuk meminta, lekaslah mulai memberi
Kelak kau akan kembali bahagia, terlebih jika itu lah yang sejati

Percayalah…
Kuatkanlah…
Berdirilah…
Berjalanlah…

Sebab bagaimanapun engkau seorang lelaki.

Sebar tulisan diatas melalui:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • StumbleUpon
  • E-mail this story to a friend!
  • MisterWong
  • Print this article!
  • Technorati
  • TwitThis
Sejak beberapa waktu lalu saya menambahkan sub kategori di bawah kategori utama Puisi Kenzt. Sejak waktu itu hingga kedepannya, seluruh puisi baru akan saya letakkan sesuai dengan sub kategori tersebut. Untuk puisi-puisi lama semuanya tetap menjadi satu dalam kategori Puisi Kenzt. Demikian pemberitahuan dari saya.
Lirik Lagu

Ingin mengungkapkan sesuatu berkait tulisan diatas?





Comments

Ada 21 komentar tuk “Ketika Seseorang Itu Pergi Meninggalkanmu”

  1. En Tay on December 23rd, 2007 12:04 am

    bagus …

    good poem for the broken hearted man :)

  2. Kenzt on December 23rd, 2007 7:25 am

    @En Tay:
    Lama tak berkunjung…? atau lama tak meinggalkan jejak langkah ? :)

  3. aryn on December 25th, 2007 1:08 pm

    YAP SETUJU

  4. Kenzt on December 25th, 2007 6:29 pm

    @Aryn:
    OK…deh…

  5. D on December 28th, 2007 11:52 am

    sepertinya ode yang kamu buat ini, sayang, nggak akan pernah sampai ke orang yang kamu maksud.
    apa kamu masih ada hubungan sama dia?

  6. Kenzt on December 28th, 2007 12:19 pm

    @D:
    Siapa sih yang dimaksud?. Puisi diatas dibuat untuk seorang komentator lain (inisal 4171) yang lagi patah hati.

  7. frans on December 29th, 2007 8:46 pm

    sumpah ni puisi bgs bgt,,,tp sayang kita musti punya jiwa yg besar bwt bisa spt itu,,

  8. Kenzt on December 30th, 2007 12:27 am

    @Frans:
    Bukankah sebaiknya memang setiap orang harus bisa berjiwa besar Frans? BTW, makasih untuk apresiasinya. Salam kenal dari saya….

  9. frans on January 3rd, 2008 2:32 pm

    sama,,,
    salam kenal jg dr saya,,,
    kayanya yang nulis puisi ini ternasuk org yg bijak bgt

  10. ardjuna on January 3rd, 2008 11:27 pm

    bener banget
    pokoknya maksih ya
    sekarang aku sadar bahwa hidup bukan hanya untuk saay ini

  11. Kenzt on January 4th, 2008 1:36 am

    @Frans:
    Berusaha bijak mungkin Frans… Bagaimanapun, saya masih termasuk orang yang berusaha banyak belajar dari setiap peristiwa yang sudah saya alami. :)

  12. Kenzt on January 4th, 2008 1:39 am

    @Ardjuna:
    Sama-sama…. Sebenernya itu pesan untuk diri saya pribadi juga…. He..he..

  13. sofyan on January 10th, 2008 6:49 pm

    bener2 gw banget kondisinya…
    seandainnya aja kita bisa seperti itu… menerima keadaaan dengan lebih wise lagi….

  14. riris on February 16th, 2008 3:51 pm

    gilaaaaaaaaa……….
    ne puisi cocok bget wat tmen gw yang ngrasain hal yang samaaaaaaa…….

  15. rio on February 17th, 2008 6:12 pm

    salut gua

  16. Kenzt on February 17th, 2008 9:38 pm

    @Sofyan:
    Seandainya….

    @Riris:
    suruh aja temen kamu buka blog ini! :)

    @Rio:
    Makasih….

  17. cinta on February 19th, 2008 11:07 am

    Bagus bgt….aq sk itu,,,tp aq blm bs brjw bsar,,…coz aq slalu aja sdih klu ingt dia gak bls ksh syg q…gmn donk???

  18. hu3 on February 22nd, 2008 3:54 pm

    Luxurious

  19. Kenzt on February 23rd, 2008 12:16 am

    @Cinta:
    Sadar ajah ternyata belum cukup yah untuk membatasi ego…. :)

    @Hu3:
    thx…

  20. affan on June 13th, 2008 11:29 pm

    bagus nich…

    gw salut ma nich puisi

  21. Della on October 31st, 2008 6:56 pm

    Hmmm… Salut bgt…