Apa

Maaf, sudah terlalu lama rupanya saya tidak menuliskan Puisi disini. Sekian waktu berlalu tanpa terasa.

Barusan, saya coba luangkan waktu sejenak untuk menulis sebuah Puisi baru. Hanya saja, saya tidak sempat memikirkan judulnya. Silahkan rekan-rekan memberikan judul untuk Puisi Ini. Hanya 2 bait. Semoga cukup panjang untuk ditelusuri makna yang ada di dalamnya.

Berikan Ini Judul

Di paruh waktu ku menjelang dewasa
Akhirnya dapat ku mengerti
Bahwa cinta yang indah tak selalu bersama
Mereka bilang itu cinta sejati
Di perjalanan hidup menjelang tua
Hatiku yang merasa… harus memahami
Saat asa dan nyata ada di 2 sisi berbeda
Sepertinya lama ku harus sendiri

Wajah Baru Antologi

Sekitar 3-4 jam lamanya website Antologi.Net saya off-kan dulu dikarenakan proses perpindahan server dari Indosat Data Center ke Server Indonesia lainnya. Adapun, proses perpindahan server tersebut menyebabkan domain antologi.net harus mengalami perubahan server tujuan dan itu membutuhkan waktu yang tidak lama, proses normal selalu ada di kisaran 0 - 24 jam. Jadi proses perpindahan yang hanya memakan waktu 3-4 jam lamanya adalah waktu yang cukup singkat.

Seluruh tulisan tetap terdatabase dengan baik seperti halnya seluruh data username dan password member. Hanya ada sedikit perbaikan yaitu pada aspek perwajahan Antologi.Net yang kini InsyaAllah lebih segar. Lebih nyaman dipandang mata. Dan, kini anda tidak perlu repot-repot berkomentar disana, sebab anda juga bisa sekedar memberikan rating (1 s/d 5).

Kenapa tidak anda kunjungi saja sendiri ? yang jelas, kecepatan akses ke Antologi.Net jauh lebih cepat dibandingkan ke sini. Cobain deh…

(Biasanya) Bukan Rayuan Gombal

Aku tidak pernah ingin melukis kata
Agar menjadi lebih indah untukmu
Agar berarti indah untuk jiwamu
Aku hanya berkata apa adanya

Aku tidak pernah bermain dengan senja
Hanya untuk memeluk dirimu
Saat gelap datang dan siang berlalu
Cinta ini mengalir tanpa rencana

« Previous Page