Balada Anak Jalanan 1

July 4, 2008

Puisi satu ini di posting dalam bentuk komentar di Puisi Bunda, oleh Mas Yovan Wisnu beberapa hari lalu. Setelah dipikir-pikir, selain memasukkan puisi tentang hubungan antara Ibu dan Anak dalam kehidupan Anak Jalanan ke dalam kategori Puisi Yovan Wisnu, saya akhirnya buatkan saja kategori Puisi Bunda.

Puisi berikut ini merupakan seri pertama dari 3 seri.

Thanx untuk Mas Yovan Wisnu atas karyanya.

Balada Anak Jalanan 1

Ibu…aku mau netek…
Aku benar2 capek…
Hari ini aku cuman dapat gopek…
Kubelikan ibu sebungkus lotek…

Ibu…jangan ibu menangis…
Bukankah ini hari Kemis…
Biasanya ibu pergi dengan Pak Kumis…
Pulang2 bau amis…

Ibu…lebih baik kita bunuh diri….
Supaya mulai besok pagi…
Tak perlu aku meminta minta lagi…
Dan Ibu tak perlu melacur lagi…

Sebar tulisan diatas melalui:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • StumbleUpon
  • E-mail this story to a friend!
  • MisterWong
  • Print this article!
  • Technorati
  • TwitThis
Dukung AnggrekBiru.Com dengan memberikan rating di ajang Best of The Blogs. Berikan dukungan disini. Lalu silakan klik "Rate This"

Ingin mengungkapkan sesuatu berkait tulisan diatas?





Comments

Ada 4 komentar tuk “Balada Anak Jalanan 1”

  1. BUDI SALMAN AL-FARISI on August 22nd, 2008 12:46 pm

    kren abis lu manusia berhati malaikat ini baru puisi yang pake hati nurani dan alami

  2. pia on August 26th, 2008 7:54 am

    bNer2 nUsUx….!!pi keren bangets

  3. budi_sy on September 16th, 2008 8:26 am

    Q SUKA dgn puisi2 itu tapi gimana kalo puisi tentang bunda. ditambah, tangisan anak yatim kan asik tu

  4. Bella on November 20th, 2008 8:19 pm

    wow awesome !!!!