Dini hari duduk terdiam sendiri
Tatapan kosong… diantara temaram
dan dinginnya malam
Entah apa yang dipikirkannya…
Mungkin sesuap nasi untuk pagi nanti
Hanya diam tanpa kepulan
atau sumpah serapah
Tatapan kosong, mungkin
berharap satu berkah, tuk
Bangkitkan senyum merekah
Agar tak bingung sore makan apa
Posting pindahan dari blog Kenzt yang lainnya. Sorry banget kalo nyimpang dari tema utama blog puisi cinta ini. Sesekali disisipin puisi sosial boleh lah….
Terkadang mengikuti kemanapun kita pergi
Terkadang menghampiri
Terkadang di depan menjadi penuntun diri
Terkadang hilang penuh arti
Sorry… yang satu ini gak termasuk ke dalam kategori puisi cinta. Sekedar posting pindahan dari blog Puisi Kenzt yang laen.
Aku tak pernah menginvestasikan hati ini
Sejak mula atau hingga akhirnya
Sejak masih atau hingga sudah
Maka biarkan saja aku tetap menanti
Meski kutau engkau telah berucap usai
Semua yang kuberikan untukmu
Bukanlah sebuah investasi hati
yang kan merugi jika kau tinggalkan
atau untung saat kau tetap ada disini
Ada bayang yang tak pernah pergi
Ada hati yang slalu mencoba tegarkan diri
Ada jiwa yang terkapar menangis
Dan berlindung di balik puisi-puisi sedih
Ada juga jiwa-jiwa manja
Haus untaian kata-kata mesra
Bait-bait penuh makna memuja
Dan mencari pemuasan lewat puisi cinta
Sorry, lama ga posting puisi lagi. Mohon maaf sebesar-besarnya buat rekan-rekan pengunjung yang request untuk dibuatin puisi tertentu, sebab segala macam aktivitas Kenzt saat ini menyebabkan hal tersebut tidak dapat Kenzt kabulkan dengan segera. Mungkin ke depannya ketika ada waktu luang lebih, Kenzt akan coba buatkan satu persatu.