Aku Memilihmu

Update, 13 Oktober 2008:
Situs Puisi AnggrekBiru.Com mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, untuk seluruh rekan-rekan yang menyukai puisi berjudul Aku Memilihmu ini. Terima kasih juga untuk seluruh rekan yang turut mempublikasi ulang puisi satu ini di blog masing-masing, membuat pengelola AnggrekBiru.Com menjadi makin semangat untuk terus berkarya menghasilkan puisi-puisi cinta lainnya.

Aku memilihmu…
Untuk menemani di kala siang tak bermentari
Saat malam tak berbintang
Agar dapat terangiku dengan senyuman

Aku memilihmu…
Saat terik sinar menyengat dan membakar
Ketika bulan sabit atau purnama
Untuk temaniku menyusuri dunia

Aku memilihmu…
Dengan hati yang tak memilih waktu
Sepenuh cinta tanpa masa
Semenjak harap masih mendengung hampa


133 komentar untuk “Aku Memilihmu”

  1. julia says:

    081236530157.bgi yg mo tmn m aq ..nm gw AYUX

  2. SABDALANGIT says:

    salam kenal, terimakasih saya ikut belajar banyak di sini.
    Cinta sebagai energi hidup paling dahsyat ! dan puisi adalah salah satu magnet pemantik api cinta.

    sabdalangit’s web
    “JALAN SETAPAK MENGGAPAI SPIRITUALITAS SEJATI”

  3. fthur says:

    mbak,,aq pinjem yaa…
    thx..

  4. dina novita sari says:

    emilihmu
    karna kutw hanya kw
    yang dapat mengisi hati yg koson ini
    memilihmu
    karn ku tw ak tak dapat hidup tanpamu..
    hanya kaw
    hanya kaw..
    yang harus add dalam hidupku..
    ak kan mati..
    jika kw tak ad tuk bersamaku..

  5. aku memilih mu,,,,
    di kala sedih ku bisa berbagi dengan mu
    di kala kusendiri kau dapat menemani ku
    di kala ku jatuh kau yg slalu di sisi ku

  6. Wei Sheng says:

    Beautiful mbak, permisi untuk diambil dan didaur ulang ya. Thx.:)

  7. dika says:

    aku memilihmu
    krna aq cinta banget padamu dina Novitasari

  8. veni says:

    aq memilih mu untuk melanjutkan hidup ku..

  9. mr. penjahat says:

    Mbak ku salin ya,,,
    hehehe
    :P

  10. ilham says:

    I love you forever. until the end of the world. thank you God, I got my true love in my hand.

Beri komentar