Arti Cinta Bagiku

Tulisan berjudul “Arti Cinta Bagiku” ini adalah tulisan seorang pengunjung Puisi dan Prosa AnggrekBiru dalam bentuk komentar dalam posting berjudul “Jalan Panjang Kehidupan“. Karena ceritanya yang cukup panjang, maka saya alihkan menjadi tulisan tersendiri tanpa sedikitpun maksud mengurangi karya cipta si pemilik yang mempostingnya menggunakan nama Asta.

Berikut tulisannya:ARTI CINTA BAGIKU
Oleh: Asta
Tanggal: 28 Maret 2008

Cinta memang enggak pernah ketebak akan menjadi seperti apa, awal dan akhirnya pun kita enggak pernah tau ending ceritanya, tapi dengan cinta, telah banyak memakan korban. Alhasil banyak yang terluka karna cinta, tapi banyak juga yang bahagia dan selalu tertawa oleh cinta. Tapi aku yakin ga pernah ada seorang pun yang tau persentase akibat keduanya karena cinta itu. Cinta enggak memandang usia, kapan dan dimana pun itu. Semua insan pasti akan terkena virus cinta ini. Aneh memang, cinta bisa menghipnotis sapa pun. Kadang juga karena cinta, bersikap, bertindak dan berbicara diluar logika, lupa diri bahkan lupa harga diri. Karena cinta juga seseorang bisa melakukan apa aja, bahkan mengorbankan dirinya. Aneh! Bener aneh bukan?! Tapi inilah kenyataannya, sudah banyak yang terjerat didalamnya.
Tapi, aku mau mencoba mengartikan istilah, makna, arti atau apalah tentang cinta itu, karane aku juga salah satu orang yang udah jadi korbannya selama 8 tahun ini, kenapa 8 tahun??? Karena dalam kurun waktu itu aku merasakan berbagai jenis cinta didalamnya. Jenis cinta??? Apalagi ini, kenapa cinta itu rumit ya??? Lebih sulit lagi dari mata pelajaran Matematika, Fisika, atau Kimia ya? Enggak juga kok, nyatanya mata pelajaran tersebut ada rumus-rumus tertentu yang memang sudah ditentukan dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang ada.

Oke, kita kembali lagi dari pembahasan awal di atas KEMBALI KE CINTA (bukan kembali ke laptopnya Tukul Arwana ya) cinta lagi, cinta lagi. Jenisnya aja rupanya banyak, ada cinta monyet, cinta harta, cinta karena iba, cinta terpaksa, namun yang paling sakral kata orang itu adalah cinta Sejati. Sejati, itukan suatu kata yang artinya kekal dan abadi. Tapi bener sih, dan Alhamdulillah aku udah merasakan apa artinya cinta sejati pada seseorang. 6 tahun aku rasa waktu yang bukan singkat untuk mengenal, memahami, menyelami pribadi seseorang hingga kita bisa bertahan, sambil lalu merajut hari demi hari yang walaupun enggak selalu dihiasi kebahagian.tepatnya bermulai dari tanggal 24 Januari 2000 Tapi kita telah mengukir beribu kenangan disana, dan tetap dengan 1 konsekuensi, enggak selamanya itu kenangan manis, banyak peristiwa yang terjadi, tapi karena cinta itulah kita tetap saja bertahan. Walau aku akui lagi, banyak godaan dan peristiwa yang diluar dugaan kita akan terjadi. Setia, Kejujuran dan keterbukaan itu yang mendasari cinta itu ada dan sangat bermakna hingga menemukan juga apa makna kebahgiaan didalamnya, apabila kita menanamkan ketiga hal tersebut di atas. Sulit!

Ya, memang sulit, aku juga menyadari tidak semua orang yang telah mengenal cinta, mempunyai tiga hal di atas. Karena tanpa kita sadari hilangnya salah satu komponen, kita bisa melukai, dan bahkan menghancurkan segalanya. Termasuk kebahagian kita sendiri.

Pernah enggak sih kita bertanya, kenapa kita luput pada salah satu komponen terpenting tersebut, padahal katanya kita cinta. Sulit bukan menebak isi hati, keinginan, bahkan kejadian yang diluar kehendak kita? Kita ini hanyalah umat Nya yang diperdayakan oleh cinta, kita sengaja dijadikan aktor atau aktris yang diperankan dalam skenario yang belum pernah kita baca atau sekedar tau judulnya. Kita dibiarkan berperan pada karakter kita masing-masing, yang akhirnya lagi tanpa kita sadari kebebasan yang diberikan dalam bertindak dan membentuk karakter itu bisa mencelakan diri kita sendiri.

Apa kita ini bodoh??? Tapi aku rasa tidak! Nyatanya kita mengenal sekolah yang dimana kita bisa belajar baca tulis, belajar bersosialisasi, belajar keberadapan, etika dan lain sebagainya dalam arti pelajaran positif yang sangat bermanfaat. Tapi kenapa kadang kita bertindak diluar akal waras kita. Apa karena kita enggak cinta diri kita sendiri? Atau kita mengejar suatu misi yang memang kita anggap itu berharga atau sangat berarti buat kita pribadi, hingga harus ada yang berkorban dema keinginan kita tersebut? Tapi aku harus akui dulu, bahwa inilah dunia dan cinta, seperti segala sesuatunya pasti ada anonim dan sinonimnya. Maka kita harus senantiasa menyadari bahwa hidup ini punya lawan kata, yang punya arti yang berbeda.
Ah!!! Persetan dengan kata cinta, karena aku benar-benar menjadi korban yang sangat merugikan bagiku. Ya karena keegoanku. Aku harus rela kehilangan orang yang sangat aku cinta. Tapi karena dalam ketiga komponen tersebut, tanpa aku sadari aku luput, aku lalai dan melupakan satu komponen yang bernama Setia. Aku bodoh, penghianatan aku tega melukai orang yang sangat berharga bagiku selama enam tahun belakangan ini yang akhirnya menyebabkan hubungan itu kandas ditengah jalan. Tepatnya 6 tahun lewat 4 bulan, yang tepat juga pada hari ulang tahunnya tanggal,14 Mei tahun 2006.

Sekarang dia telah menemukan cinta sejatinya yang sebenarnya, aku sedih, aku terluka dan jujur aku udah enggak pernah merasakan kebahagian yang dulu pernah aku rasakan bersamanya. Aku bodoh! Kata-kata itu yang pantas untukku sekarang. Cinta sejati memang benar hanya sekali. Aku telah banyak mencoba berbagai cara untuk mendapatkannya lagi, karena aku masih berharap cinta itu masih ada, walau mungkin kudapatkan dari orang lain. Tapi NIHIL! Aku salah, ternyata aku enggak pernah merasakan kebahagiaan itu lagi. Cinta yang sederhana, penuh dengan kebahagiaan yang sempurna. Ya Tuhan aku harus gimana? Tolong aku, saat ini aku enggak butuh harta duniamu, aku butuh kebahagiaan sejatimu. Terlalu sulit melupakan dia, dan terlalu sulit aku menjalani hidup ini tanpa dia.

Kini dia telah bahagia, apa aku harus merelakan dia terus berbahagia??? Aku telah berusaha menenggelamkan hari-hariku dengan kesibukkanku yang seadanya, bersama teman-temanku. Karena sesungguhnya aku takut akan kesendirian. Aku harus juga berbesar hati, ini semua Takdir Mu ya Allah. Tapi tolong aku untuk mencari solusinya, agar aku tetap tegar dan ikhlas. Aku pun sadar, tidak ada cara lagi untukku merebutkan dia kembali kepelukkanku, karena aku akan semakin berdosa, dan akan semakin membuatnya terluka. Terlebih dengan orang-orang yang mencintainya. Aku juga amat sadar, bahwa bukan aku saja yang mencintai dan menyayanginya. Ada istri dan anaknya kini.


46 komentar untuk “Arti Cinta Bagiku”

  1. Kenzt says:

    @Eko:
    Cinta adalah uang? wah, kalo itu Kenzt sama sekali tidak sepakat. Cinta bukan uang, kalopun ada orang-orang (ga musti cewek) yg materialistis, itu pilihan mereka. Itu hak mereka.

    Jika orang yg kamu cintai ternyata seperti itu, pergilah segera, sebelum ia pergi lebih dulu meninggalkanmu suatu saat nanti saat menemukan seseorang yg lebih darimu.

    Yang membedakan manusia dgn lainnya bukanlah harta, tapi bagaimana ia dapat memiliki prinsip sebagai pegangan hidup. Tuhan tidak pernah menakar umatnya hanya dari harta kekayaan.

    Sementara segitu aja deh…. :D *sorry yah kalo telalu serius, berkait sama prinsip dan cara berpikir sih itu*

  2. eko says:

    uang seakan menguasai tiap bagian otaknya dan tertutup segala hati nurani sang belahan jiwa, dari kejadian yang ku alami terciptalah putusan takkan mencari sebuah cinta lagi karena terlalu sulit menemukan sang pujaan hati yang sesuai dengan kehendaku, menerima kekurangan yang susah untukku rubah dengan sekali mengucapkannya.

    tujuanku adalah uang…. dengan itu aku mudah membeli cinta
    aku ingin permata hiijau terbungkus rapi oleh kain sutra sang dewi embun, sejuk hingga aku takkan bosan melihat dia mengayun lembut di leherku dan harganya sangat mahal, apa arti cinta tanpa sebuah materi. cinta hidup dari materi, kebutuhan manusia semakin meningkat begitu juga dengan keinginan, kebutuhan manusia hanya bisa di tukar dengan materi bukan dengan cinta.

    cari duit dulu baru pacaran… ya kan!

  3. wee_lee says:

    Menyakitkan banget yach…

  4. YOVAN WISNU says:

    Bagi aku cinta itu memang aneh….seperti yang pernah aku alami sendiri. Cerita singkatnya begini: Aku seorang yang sombong yang setiap minggu minimal tiga malam tidur di hotel bintang lima (Prince room), hampir setiap malam hura2 dan selalu tidur dengan minimal 2 orang cewe, tiba2 jatuh cinta pada seorang wanita yang hidup didunia malam, aku jadikan dia ratu dengan limpahan materi dan kasih sayang, akupun bertobat dari kehidupan hura2 ku demi untuk membahagiakan dia. sampai aku menikahi dia secara resmi karena aku benar2 cinta sama dia. Tapi apa yang aku dapat? Belum satu tahun pernikahan dia sudah berselingkuh (ML)dengan mantan2 pacarnya yang pengangguran, dan yang paling menyakitkan dia pernah ML didalam mobil yang aku belikan (Semua sudah dia akui sendiri). Sumpah mati aku sudah mencukupi dia dengan nafkah lahir batin, bahkan setiap ML aku selalu berhasil membuatnya klimaks lebih dulu.
    So… materi tidak menjamin seseorang bisa cinta dan setia sama kita. Dia hanya mengagumi aku bukan mencintai aku, meskipun aku sudah memberikan segalanya termasuk rasa cinta yang sangat dalam. Dia sekarang mungkin bahagia dengan cintanya, meskipun yang aku dengar pacarnya sekarang hanya tukang ojek. so… makan tuh cinta! Cabe dehhh…….!!!

  5. asta says:

    Van (duh gue bingung mau manggil loe dgn panggilan apa), gue udh baca story loe di ats, n ckup tragis yach, n gue stuju dengan persepsi loe di ats, klo materi tidak menjamin seseorang bisa cinta dan setia sama kita. n bisa gue tambahin lagi, dengan materi juga, ga bisa membuat orng itu bisa menjadikan kita cinta sejatinya. karena sesungguhnya cinta sejati itu, sederhana dan pnuh limpahan kebahagiaan, walau mesti dihdup digaris kemiskinan skalipun. tapi gue salut, loe cukp tegar, n gue yakin loe akn mendaptkan lebih baik dari dia. ;)

  6. Kenzt says:

    @Yovan:
    Thanks karna udah bersedia cerita dengan berani… Semoga tulisan kamu bisa banyak menyadarkan orang-orang yang beranggapan kalo cinta itu butuh materi agar bisa keturutan….

    @Asta:
    Yovan, Asta, Kenzt –> Sepakat satu hal bahwa cinta gag ada kaitannya sama materi…. :D

    Siapa lagi…?

  7. jeremia says:

    asta………….aku berdoa supaya kamu menemukan cinta sejatimu…….dengan wenas…………………….gbu

  8. Kenzt says:

    @Jeremia:
    Weii….temennya Asta toh….? jadi tau sedikit tentang dia… ;)

  9. rhenza says:

    Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang
    sehingga dia meninggal dunia
    lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta
    itu pada pusaranya.
    Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu
    itu sekarang selagi ada hayatnya.

    Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal
    jika kamu masih mau mencoba.
    Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup.
    Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi,
    jika kamu masih tidak dapat melupakannya.

  10. Kenzt says:

    @Rhenza:
    Weihh……

Beri komentar