Aku tidak pernah ingin melukis kata
Agar menjadi lebih indah untukmu
Agar berarti indah untuk jiwamu
Aku hanya berkata apa adanya
Aku tidak pernah bermain dengan senja
Hanya untuk memeluk dirimu
Saat gelap datang dan siang berlalu
Cinta ini mengalir tanpa rencana






ko sepiiiiiiiiiii………………..
Hey….Heyyy…………………
@Vie_Zae:
Iya nih , sepi…. Mana komentar kamu juga cuman nanyain itu lagi…. ???
hmm……apa ya komentarnya… puisinya bagus… gitu aza dech…
@Vie_Zae:
Iya deh…. thanks yah…
Hi….
bagi saya puisi2 yg slalu tampil di kenz cukup kreatip
saya suka
@Khairul Azme:
Hai juga….
Terimakasih Azme…
Halloooo Mas Kenzt!!!! Habis ngider2 ketempat lain, kangen sama Anggrek Biru neh…!
Berkata apa adanya memang jauh lebih baik daripada tidak berkata apa2 ya?
Aku mungkin hanya kata-kata
Yang sering tersangkut dibibirmu…
Aku mungkin tiada makna…
Jika bukan dari hatimu…
Aku tak perlu berjubah…
Dan aku tak usah bergincu..
Jika sudah bulat tekadmu…
Lontarkan aku bagai peluru…
Siapa tau, aku memberimu seguci madu….
@Yovan:
Iya nih lama tak jumpa disini…. he…he…he…
Saya juga udah lama nih gak nulis… Masih kehabisan inspirasi
duh pada kangen2an yach…
kenzt gue ada puisi juga nich, mudah2an rada nymbung ma puisi loe di atas hihihihi
Tlah kucoba ingkari rasa ini
Tlah kucoba bertanya akan hati
Kebingunganku pada diriku sendiri
Belum terjawab walau sudah ku mencari
Hanya denting jam yang berbunyi
Kupun mencoba mengajaknya berbagi
Namun…
Hanya detik yang berlalu dan berlari
Meninggalkan jam yang menjadikan malam semakin sepi
Aku hanya mendesah
Dimana harus ku temui jawaban itu?
Di dasar laut atau pada hutan belantara???
Aku kesal
Mungkin memang aku salah
Jika harus mengartikan
Kebaikanmu adalah sebuah harapan dan istilah, atau apalah
Maaf!!!
Jika perasaan itu tlah terlanjur muncur menghias hati
Yang tak berdaya tuk ku tepi
Dirimu ku akui cukup berarti
Walau ku tak tau
Apa ada rasa dihatimu Kini..???
@Asta:
Kenzt masukin puisi kamu diatas ke dalam kategori Tulisan” Asta. Bagus sih soalnya….
ok dech, terserah loe aja dech, yg puisi Ibu di atas pnya gue, boleh dimasukkin jugakan? hihihihi
@Asta:
Eh iya belum dimasukin…
Ntar malem aja deh… Dah ngantuk nih….
aku suka dengan puisi ini…………………………
@Tompi:
Tompi…. ? asli ato aspal nih….
mas Kenzt ideku gi encer nih,,,,,,kali aja suka
Jalan ini berbatu kekasih…………..
terbentang di padang rasa yang panjang
sepanjang rentangan tali benang – benang nurani
aku yang lelah berjalan diatas lantai kehidupan
karena beban seribu jalan di pundak
hatiku yang resah dan gelisah
coba tuk merangkai sajak tak bersua
menyuarakan bisikan hati
tentang busur panah yang menusuk jantung waktu
tentang cinta yang perih
dalam pusat pusaran segala rindu
Sang waktupun terbangun dan melaju tak tertahan
membenamkan aku makin dalam ke dasar yang terjal
melepas segala sunyi di ujung mimpi yang terkubur
hingga bisik resah menghampiri hatiku
adakah harimu masih membawaku serta…………?????
sementara aku masih menyanyikan kidung rindu untukmu
dalam cinta yang tak pernah terucapkan
Aku tahu cintamu memanggilku
namun aku tak mampu melepas belenggu di jiwa
melukiskan kepedihan yang tak terungkap
sayap – sayapku kini tlah patah kekasih……..
hingga aku tak mampu terbang menghampirimu
aku hanya menunggu dan berharap
bilakah saat itu tiba……….cintaku???
apa-apaan.????????
buah duku buah kedong donk cium dulu donk
ikan betok makan cacing,montok cing…
ada jambu ada belimbing ngerujak yuk?
KERINDUAN
seandainya,,,
aku bisa terus melangkah kedepan
tampa harus menoleh ke belakang
mungkin aku takan seresah ini
hanya keheningan
yang setia menemaniku
hanya gelapnya malam
yang menjadi saksi bisu
betapa aku sangat merindukanmu
kasih,,,
hadirmu dalam hidupku
membuatku damai
kau laksana pelita
yang menerangi hari-hariku
setiap awal dari langkahmu
slalu ada dalam hatiku
dan dalam tarikan nafasku
terungkap rasa rinduku hanya untukmu.
satu kta 3 huruf TOP
hmm…. thanks yah….