Perpisahan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan hidup. Semua harus tetap berjalan, tak peduli penuh penyesalan dan kesedihan. Mungkin aku menanti, mungkin cinta telah mati, atau mungkin cinta sejati, tapi saat sendiri kehidupan harus terus dijalani dengan sepenuh hati.
Undangan itu, bukan berarti ku tak lagi mencintaimu. Bukan pula berarti ku tak mencintai dengan ia yang inisial namanya dirangkai dengan inisial namaku. Dulu pun aku tak mengerti, bahwa cinta sejati bisa tetap tersimpan, sambil terus berjalan menyongsong masa depan.
Pada akhirnya, cinta sejati hanya dapat dirasakan oleh yang mengalami. Sebab hati punya kita sendiri, sebab hidup harus terus dijalani.






“cinta sejati hanya bisa dialami oleh yang mengalami” sepakat!!!!!
Keren…….bo, sakit banget oi…. menyentuh hati banget
@N@2:
Jangan-jangan menyentuh hati karna punya kisah yang sama dengan tulisan di atas???
Aku punya cerita cinta yang mirip dengan bunyi syair di atas. Aku masih mencintai mantan kekasihku tapi karena sesuatu hal akhirnya aku married dengan orang lain. Walau saat itu aku sadar betul bahwa cinta ini masih miliknya, namun aku tau bahwa calon suamiku adalah orang yang terbaik untuk menjadi pasangan hidupku. Dan aku gak tau kapan rasa ini bisa aku hapus dari hatiku. Karena sampai kini setelah 7 tahun aku menikah rasa ini masih tertata apik di dalam hatiku. Walaupun aku tau dia juga telah berdua. Meski aku masih mencintainya,… namun aku juga tak berharap lagi untuk bersanding dengannya. Tapi emang cinta ini masih miliknya. But itulah hidup, cinta di masa lalu itu boleh tetap hidup bersamaku tapi live must go on. Cinta masa laluku itu adalah sebuah kenangan manis semata. n pernikahanku, keluarga yang aku bina ini adalah sesuatu yang nyata. Bagaimanapaun cinta emang gak harus selalu saling memiliki dan hidup bersama. Tapi cinta sejati yang sebenarnya akan tetap utuh dan hidup di hati kita selamanya. Gak perduli waktu, jarak atau apapun itu. Cinta itu pasti akan selalu ada di hati.
@Tresia:
Bagaimana menurut anda? pada akhirnya perpisahan toh juga memberikan kisah indah bukan? ketika akhirnya kita bisa mengatakan pada hati kita sendiri, ternyata cinta sejati itu ada, hanya saja mungkin bentuknya bukanlah seperti yang kita inginkan ketika harus mengalami perpisahan itu sendiri pada saat pertama kali.
Bukan berarti tidak mencintai seseorang yang baru, hanya saja ternyata dalam hidup ada “cinta sejati” yang tidak akan hilang sekalipun hidup harus terus berjalan.
Buruknya… jika perasaan tersebut akhirnya diketahui oleh pasangan hidup kita yang baru. Sebab, menurut saya sungguh susah untuk menjelaskan pada orang yang belum mengalaminya.
Salam kenal Tres (mbak atau Ibu ?) sering-sering sharing dong…. siapa tahu bisa memotivasi rekan-rekan lain disini yang sedang brokenheart…. Pastinya bukan saya…
PUISINYA KEREN!!!!!
@UniE:
Komentarnya kereeeennnnn…… :p
mank bneer ban9ed tuch..!!
w suXa 9aya luE…!?
bDw,,
cNta nTu aP..??
Cinta sejati? Harus dialami dan dipercayai oleh siempunya cinta. Saat aku masih berseragam putih-biru sekian waktu yang lalu, di kelas terakhir aku jalin cerita cinta. Belajar bersama, kadang main sama-sama, akhirnya membuat hubungan menjadi dekat. Kami lantas jadian. Nggak ada kata cinta, hanya kami saling suka dan saling menyayangi. Aku pantang berkata I Love You, karena pikirku, anak seragam putih-biru belum pantas mengucapkannya. Yang kutahu, gadis itu juga sejiwa dan sehati denganku. Entah kenapa sebabnya, saat perpisahan sekolah, selesai juga cerita cinta itu. Saat aku berseragam putih abu-abu, aku masih mencari keberadaan gadisku ini. Namun, karena berlainan sekolah kami tak pernah saling ketemu dan berhubungan lagi. Selama berseragam putih abu-abu, aku mendekati juga beberapa teman gadisku tapi entah kenapa tidak ada yang srek dihati. Dan ketika aku diterima disebuah fakultas favorit, di sebuah PTN favorit di kota pelajar, aku mendengar kabar, gadis “seragam putih-biruku” juga diterima dan ternyata kami hanya dipisahkan oleh sebuah jalan. Yah, fakultas kami hanya berseberangan jalan. Aku masih jomblo, dan terus kucari gadisku ini. Tidak pernah kutemukan. Tiba-tiba aku mendengar kabar, gadisku menikah dengan orang lain. Kusempatkan hadir, tapi saat tiba di gedung resepsi pernikahannya, aku tak kuasa untuk masuk dan menyalaminya. Aku hanya melihatnya dari kejauhan, di luar gedung. Aku sedih, jengkel, cemburu dan sinis kenapa gadisku harus menikah duluan, dengan orang yang menurutku, hanya pantas jadi kakak tertuanya. Gadisku menikah dengan orang yang terpaut usianya jauh dengannya.
Dengan segala keberanian dan ditemani sahabatku, aku datang ke rumahnya dan mengucapkan selamat kepadanya dan suaminya. Dia kaget, tidak percaya saat aku datang. Setelah itu aku tak mendengar ceritanya lagi. Setelah lulus menjadi sarjana aku kemudian merantau ke ibukota, menikah dan menetap di kota kembang. Istriku kini memang menjadi pilihan hidupku dan aku memiliki anak laki-laki yang hebat kelas 4 SD. Tapi diam-diam aku suka mencari keberadaan gadis seragam putih-biruku. Kutemui dia melalui sebuah situs pendidikan. Ternyata dia kini menjadi pengajar di sebuah PTN ternama di kota pelajar, mempunyai sepasang anak, laki-perempuan usia remaja. Yah, karena dia menikah muda saat itu.
Takdir tidak dapat ditolak, aku terkena imbas PHK dari kantor, yang membuatku kembali ke kota pelajar, kota dimana aku lahir, besar dan bersekolah. Kedua orangtuaku menyuruhku kembali ke sini, menempati rumah mereka yang kosong. Aku lantas memulai kehidupan baruku, berwirausaha bersama istriku di kota pelajar ini.
Ketika hari ulang tahunnya (aku masih sangat mengingat hari kelahirannya), kucoba kirim sms mengucapkan selamat. Sambil mencantumkan inisial radenmas. Nama yang pernah dia berikan padaku saat kami masih bersama, dan sama-sama berseragam putih-biru. Tak kusangka, setelah berpisah sekian lama, dia masih mengingatku bahkan dia mengatakan nama radenmas hanya ada satu di sekolah kami dulu. Singkatnya, kami bertemu dengan suasana yang berbeda karena status kami. Kami sepakat untuk saling mendoa dan saling mendukung satu sama lain. Aku senang menemukan gadisku ini.
Disebuah awal bulan, tak dinyana, dia menceritakan betapa perjalanan hidupnya sangat getir, mencekam, ketakutan sehingga dia memutuskan mengubur semua masa lalunya. Tak ada yang tersisa sedikitpun dimasa lalunya, kecuali aku, katanya. Disuatu kesempatan, sebelum memutuskan menikah dengan suaminya sekarang, dia sempat berharap aku akan datang, menjemputnya dan membawanya pergi jauh dari kota pelajar ini. Tapi aku katanya, tak pernah datang dan membawanya pergi. Dia merasa lebih tersentak dan kaget saat kukatakan, “kita hanya berseberangan jalan ketika kuliah”. Matanya berkaca-kaca sambil berkata lirih bahwa dia berharap aku akan menikahinya saat itu. Aku juga lantas ingat, masih dengan berseragam putih-biru, aku memang pernah berjanji dalam hatiku akan memperistrinya kelak. Itu harapanku dulu kepadanya yang kusimpan dalam hatiku. Namun ternyata perjalanan hidup tidak seperti yang kita rencanakan, karena ada kuasa yang lebih tinggi dari kita sebagai manusia. Allah Swt, Tuhan semesta alam dan semua makhluk hidup ciptaan-Nya. Dia kemudian mengatakan lagi, “hanya ada cinta sejati dalam hatiku, dan kaulah pria itu”. Aku sendiri menyadari, selama ini mencarinya. Aku tidak pernah serius dengan wanita lain saat masih SMA maupun kuliah. Aku menikah dengan istriku kini, karena kodratku sebagai laki-laki. Saat itu aku memang berharap gadisku inilah yang jadi pendampingku, tapi ternyata dia menikah dulu dan baru kini kutahu cerita hidupnya.
Dibalik keceriaannya menjadi pengajar, supel pergaulannya, keramahannya, kebaikannya, menjadi ibu yang baik bagi anak-anaknya dan menjadi istri yang baik bagi suaminya. Tersimpan duka, luka dan lembaran yang sangat kelam, menakutkan, menimbulkan trauma berkepanjangan hingga memutuskan mengubur dan tak mau mengingat masa lalunya.
“Kaulah jendelaku, oksigenku dan pemacu semangatku untuk menjalani kehidupan kini”, katanya padaku awal bulan itu. (CINTA SEJATI, TAK AKAN PERNAH MATI. SLALU MENGHIASI, KETULUSAN CINTA INI – Cinta Sejati, Ari Lasso lagu kami berdua kini).
[...] hadir di Puisi AnggrekBiru dalam bentuk komentar yang belum dimoderasi pada posting berjudul “Cinta Sejati“. Demi menjaga kesesuai peruntukan, maka komentar tersebut saya tampilkan disini dalam [...]
emang susah ngedapatin cinta sejati
mungkin aku adalah orang yang terlalu sering tercederai cinta, hingga aku sulit melebarkan sayapku dengan senyum. cahaya matakupun mulai memudar. 4 kali aku mencoba bangkit dan mencinta namun selalu saja bertepuk sebelah tangan. apakah aku buruk rupa? relatif. atau aku buruk tabiat? aku sangat tidak ingin menyakiti siapapun. atau aku terlalu perasa sehingga membuat para bidadari itu enyah? itu yang belum ku temu jawabnya. hingga keempat cintaku itu pergi dan menikah dan akan melahirkan aku selalu menyempatkan hadir dengan senyuman. yah aku hanya bisa hadapi semua itu dengan senyuman laiknya lagu dewa.
cinta sejati adalah cinta kita kepada Allah
aku pernah jatuh cinta pada seorang gadis,tapi aq hanya bisa menepi bukan karena aq tidak suka lagi! Tapi karena cinta q hanya bertepuk sebelah tangan!atau karena aq sudah terlambat karena dia sudah menjadi milik orang lain dan karena banyak perbedaan yang ada diantara kami berdua!Tapi kusadari dia memang bukan cinta sejati q!
friend tolong dong kasih solusi, sekarang ni gw lagi dilema ya mungkin ni cobaan kesetiaan gw tapi gw cukup terbawa oleh ni semua,gw punya cow…kita dah pacaran cukup lama,…..tapi akhir-akhir ni hati gw lagi jauh ma dia.Cuz gw lagi deket ma cow laen satu kerjaan ma gw. tadinya gw pikir dia cinta sejati gw
tapi sekarang gw begini.gw meski gimana dong
gw meski gimana dong.
dan kayaknya gw jg suka ma dia.
aku baru menyadari bahwa mencintai ssorng gak harus memiliki.byk cara mencintainya salah satunya dg melihat dia bahagia dengan ato tanpa kita disisinya…
waktu ini aku mengalami kisah yg sama.bbrp bulan lagi aku harus menikah dg ssorg yg sbnrnya slm ini tdk terbesit dlam benakku.tapi inilah hidup.mau tdk mau aku harus jalani.meski masih mencintai mantanku,aku harus memendam perasaan itu…aku hanya berdoa pd Allah.Ya Allah.. berilah kekuatan pd hamba untuk menghadapi cobaan hidupku.Berikanlah keikhlsan dan kesabaran….
cinta sejati adalah “kepercayaan”
@EE_dha:
Ee_dha, darimana kamu tahu bahwa Tuhan sedang memberimu cobaan? Saat realita tidak berjalan sesuai dengan keinginan atau saat sesuatu terasa menyakitkan perasaan? atau yang lainnya…??? mungkin sesuatu yang tidak sesuai keinginanmu itu namun kamu terima merupakan anugerah dari Tuhan, sedang cinta pada seseorang di masa lalumu juga anugerah indah untuk dirasakan. Semuanya anugerah…
@Eko:
Cinta sejati tidak pernah melahirkan ‘kekecewaan’ dan ‘seandainya…’
@trezia….we have the same story jeung…..hiks hiks…cuman aku dah married 8 tahun and now sadly my ex hadir kembali dalam hidup aku…walopun cuman sekedar TEMAN,tapi rasa itu tetap membekas dalaaaaammmmmmmmm banget…:((
@Vita:
Tapi tidak terbersit untuk meninggalkan suamimu saat ini kan? hanya demi rasa yang sejak lama masih tersimpan…
Wktu prtama kali aku bertemu dgnx,aku lgsg synk ma cwo tu. Lma-klamaan,Qta slg jln br2.Tp itupun lum jdian.Qta hanya TTM sj.Stlah hr jdi Q(ultah),Qta smpet psah. Qta bRtenGkar. Bbrp Mggu sTlah pSah dr cow tu,Q kTmu dg cWo lain. Sbut ja “Y”. Qta sm2 syank. N akhirx Qt jDian mpe sTengah tHun. Gak tw npa,Q sllu mKrin cWo tu(cwo yg prTma). Tiap mLem,Q nNgis mKrin cWo pRtma tu. Sbut ja “R”. Q sdih N bgung bWgTz. . . Cp sbNarx cWo yg Q syNgi. Stngah tHun dh Q lwti dg “Y”. 1 blan yg llu,bRu ja Qta pTuz. Wktu tu,Q brHrap BwGtz,agr Q bz sma2 lg dg “R”. Krna Q lbh sYnk “R” drpDa “Y”. Ktika Q mnGhArapkn “R”,dy mEngaNggap Q gak da. Pdhal wktu Q pCran ma “Y”, dy jg pernah mengHaraPkan Q. Skrg nie, Q kTmu dg cWo yg bAik,sTia,N pNgertian bWt Q. “A”_
Aku mLai synk ma “A”. Tp Q gak tw,gMn pRsaan dy ke Q. Mpe saat nie, Q jg mRasakan sYnk ma “R” dan “A”. Q gak tw,cpa Cnta Sjti Q. . . .”R” kah Cnta sJtiku God????????
Saat ini aku lagi sayank sm some1. . . .
Bwt aku,ankx baik,perhatian,stia,jujur,N pengrtian.
Dy sllu tnya ttg aku. aku ska boneka gak, aku suka coklat gak. Tu membuat aku jd tmbah mngharapkan dy.
Tp disisi lain, aku jg syank sma cowo lain.
Dri dlu rsa itu gak pernah hlang.
Aku smpat mikir, apkah dy cnta sejatiku. . . .
@Lyna & Octa:
Seems both of you is one person…. but it’s ok
Aku sebaliknya dengan kamu,………….
Aku Dicintai Seorang Tapi aku mencintai orang lain, ddan lebih sakitnya aku g pernah dipedulikan sama sekali sama ce yang aku suka… dan ce yang menyukai aku malah membri perhatian ma aku…
aku saranin……..
Pilih Donk salah satu yang Terbaik…….
Karena…..
Hanya Hati KIta Yang Mampu Menjawabnya
dan g akan mungkin ad yang lain selain yang kita cintai
@Doni:
Ketika yang terbaik menjadi multi arti: antara terbaik untuk hati atau terbaik dengan mempertimbangkan berbagai realitas yang ada….
Memilih diantara keduanya (ato lebih lagi jika kita tambahkan arti-arti yg lainnya) bisa dilema….