Cinta Sejati

Perpisahan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan hidup. Semua harus tetap berjalan, tak peduli penuh penyesalan dan kesedihan. Mungkin aku menanti, mungkin cinta telah mati, atau mungkin cinta sejati, tapi saat sendiri kehidupan harus terus dijalani dengan sepenuh hati.

Undangan itu, bukan berarti ku tak lagi mencintaimu. Bukan pula berarti ku tak mencintai dengan ia yang inisial namanya dirangkai dengan inisial namaku. Dulu pun aku tak mengerti, bahwa cinta sejati bisa tetap tersimpan, sambil terus berjalan menyongsong masa depan.

Pada akhirnya, cinta sejati hanya dapat dirasakan oleh yang mengalami. Sebab hati punya kita sendiri, sebab hidup harus terus dijalani.


122 komentar untuk “Cinta Sejati”

  1. dirga says:

    Adakah cinta sejati didiunia ?
    Ataukah hanya cinta palsu sesaat yang meracuni bumi ini ?

    Cinta yang hanya kenal memberi dan menuntut hak apapun atasnya
    Mencintai tanpa mengharapkan adanya balasan
    Merindukan tanpa melihat adanya jawaban

    Cinta tulus dan murni tidak melihat pada kesementaraa
    Tapi menatap pada kekalan yang takkan hilang bahkan
    Oleh sang waktu

    Berkorban segalanya bahkan nyawa dan kehormatan
    Demi mahluk-mahluk yang tak berharga
    Akankah kudapati cinta yang lebih besar
    Dari cintamu ? yang lebih sejati dari cintamu ?

  2. dirga says:

    Aku ingin lari dari keputusasaan ini
    lepas dari cengkeraman keraguan
    dan berusaha kuat dengan ketidakberdayaanku
    aku tidak mau dibilang lemah
    hanya karena tangisan yang keluar dari mata
    aku tidak ingin dikatakan rapuh
    hanya karena besarnya rasa cintaku
    tapi aku hanya mampu diam
    dan membiarkan semua begitu saja
    tetap seperti adanya
    mengalir sampai ke tempat tujuannya…
    Aku akan tetap berusaha sabar
    berdiri tegar dengan sisa-sisa tenagaku
    aku yakin semua keputusasaan, keraguan, dan ketidakberdayaan
    itu akan lenyap menghilang
    seiring dengan bergantinya musim
    aku tidak akan kehilangan cintaku
    karena aku yakin cinta yang kupunya tak’kan habis
    yang hanya kupersembahkan untukmu
    wahai cinta sejatiku….

    Kau yang memenuhi seluruh ruang dalam hatiku
    Kau pula yang menjadi nafasku
    kau yang selalu datang di setiap mimpiku
    kau pula yang selalu mengisi hari-hariku
    kau…kau…kau…
    hanya kau cinta terakhir dalam hidupku
    hanya kau cinta sejatiku…
    hanya kau…
    tak’kan pernah kuduakan cintaku

  3. riza says:

    aku juga pernah ngalamin, dan aku nggak bisa melupakannya sampe sekarang….

  4. lea says:

    cinta sejati emang ada………..ntah yang ku rasa ini itu cinta sejati atau apa???????????karna disaat aku akan bertemu dengan dia, aku punya firasat. karna memang pertemuan itu gak terencana.

  5. Kenzt says:

    @Lea:
    Begitu yah…?

  6. Yetie_13 says:

    jalan ini terlalu berliku
    hingga aku tak tau
    jalan mana yang harus aku lalui
    jika nanti aku tak mampu lagi
    untuk melaluinya
    ingat pesanku….
    tutup matamu dan bukalah hati mu….

    meski aku telah kehilanganya tapi, aku masih merasakannya ada……

  7. surya says:

    cinta sejati..?????
    yup…
    berjuanglah selama masih memiliki cinta di hati…

  8. arul okseg says:

    aku lagi sedih nie

  9. arul okseg says:

    aku kepengen banyak temn nie

  10. Tiwi says:

    Cinta sejati itu gak ada tau

Beri komentar