Perpisahan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan hidup. Semua harus tetap berjalan, tak peduli penuh penyesalan dan kesedihan. Mungkin aku menanti, mungkin cinta telah mati, atau mungkin cinta sejati, tapi saat sendiri kehidupan harus terus dijalani dengan sepenuh hati.
Undangan itu, bukan berarti ku tak lagi mencintaimu. Bukan pula berarti ku tak mencintai dengan ia yang inisial namanya dirangkai dengan inisial namaku. Dulu pun aku tak mengerti, bahwa cinta sejati bisa tetap tersimpan, sambil terus berjalan menyongsong masa depan.
Pada akhirnya, cinta sejati hanya dapat dirasakan oleh yang mengalami. Sebab hati punya kita sendiri, sebab hidup harus terus dijalani.

Adakah cinta sejati didiunia ?
Ataukah hanya cinta palsu sesaat yang meracuni bumi ini ?
Cinta yang hanya kenal memberi dan menuntut hak apapun atasnya
Mencintai tanpa mengharapkan adanya balasan
Merindukan tanpa melihat adanya jawaban
Cinta tulus dan murni tidak melihat pada kesementaraa
Tapi menatap pada kekalan yang takkan hilang bahkan
Oleh sang waktu
Berkorban segalanya bahkan nyawa dan kehormatan
Demi mahluk-mahluk yang tak berharga
Akankah kudapati cinta yang lebih besar
Dari cintamu ? yang lebih sejati dari cintamu ?
Aku ingin lari dari keputusasaan ini
lepas dari cengkeraman keraguan
dan berusaha kuat dengan ketidakberdayaanku
aku tidak mau dibilang lemah
hanya karena tangisan yang keluar dari mata
aku tidak ingin dikatakan rapuh
hanya karena besarnya rasa cintaku
tapi aku hanya mampu diam
dan membiarkan semua begitu saja
tetap seperti adanya
mengalir sampai ke tempat tujuannya…
Aku akan tetap berusaha sabar
berdiri tegar dengan sisa-sisa tenagaku
aku yakin semua keputusasaan, keraguan, dan ketidakberdayaan
itu akan lenyap menghilang
seiring dengan bergantinya musim
aku tidak akan kehilangan cintaku
karena aku yakin cinta yang kupunya tak’kan habis
yang hanya kupersembahkan untukmu
wahai cinta sejatiku….
Kau yang memenuhi seluruh ruang dalam hatiku
Kau pula yang menjadi nafasku
kau yang selalu datang di setiap mimpiku
kau pula yang selalu mengisi hari-hariku
kau…kau…kau…
hanya kau cinta terakhir dalam hidupku
hanya kau cinta sejatiku…
hanya kau…
tak’kan pernah kuduakan cintaku
aku juga pernah ngalamin, dan aku nggak bisa melupakannya sampe sekarang….
cinta sejati emang ada………..ntah yang ku rasa ini itu cinta sejati atau apa???????????karna disaat aku akan bertemu dengan dia, aku punya firasat. karna memang pertemuan itu gak terencana.
@Lea:
Begitu yah…?
jalan ini terlalu berliku
hingga aku tak tau
jalan mana yang harus aku lalui
jika nanti aku tak mampu lagi
untuk melaluinya
ingat pesanku….
tutup matamu dan bukalah hati mu….
meski aku telah kehilanganya tapi, aku masih merasakannya ada……
di hati
cinta sejati..?????
yup…
berjuanglah selama masih memiliki cinta di hati…
cinta sejati untuk dirasa bukan untuk diperjuangkan…
bukankah seharusnya begitu???
aku lagi sedih nie
aku kepengen banyak temn nie
Cinta sejati itu gak ada tau
Stop denial…. Cinta Sejati itu ada. Kelak… saya yakin kamu merasakannya, jika ternyata hingga kini belum.