Cinta Tulus

Harusnya aku menjemputmu
Di kala langit tak bermentari
Di kala awan t’lah menghitam

Harusnya aku memapahmu
Saat kedua kakimu melemah
Ketika datang s’mua gundah

Harusnya kini ku terlambat
Namun kau tetap ada disana
Maafkan ku tanpa cela


62 komentar untuk “Cinta Tulus”

  1. keissera says:

    kau begitu sempurna tukku
    kau penglipur lara dihatiku
    kau penyejuk fikirku
    kaupenyiram relung jiwaku
    Entah sampai kapan ku membohongimu
    Dengan segala ucapku
    Maafkanku tlah melukai hati
    Tuk mengusir kegalauanku karma ulah saudaramu

  2. PENA_girl says:

    TUHAN jANGAN pERNAH hILANGKN raSA syg d cnta ini PadanyA. JIKA memANG dia trCIPta untkq…”i lOVE u 4fER”

  3. INDAH P.S says:

    Dulu Ku tangisi betapa Kejam kau perlakukanku…
    Dulu Ku Sesali mengapa aku harus bertemu denganmu…
    Dulu Juga Ku Kutuki Nasib ketidak beruntunganku Karena menderita lahir& batinku karenamu..
    Begitu Banyak pertanyaan pada Tuhan,mengapa beri aku Cobaan begitu hebatnya menghantamku..Setelah Tangisanku mengering Aku Kembali Bangkit dari rasa yang menyakitkanku..dan ku bersyukur karena bisa memafkanmu untuk semua khilafmu..Ku bersyukur bahwa Tuhan masih mencintai&menjagaku walau ku berpikir seisi dunia tertawakanku…Kamu Lihat sekarang aku masih bisa mencintai setelah trsakiti,Memafkan walau terluka..dan tertawa setelah sekian lama merana…Ku doakan untukmu kekasihku yang telah berlalu,untuk bisa mengingatku sebagaimana aku dan caraku mencintaimu…dan bisa menemukan hidup yang kau ingin jalani..aku pernah ada, masih ada..berkata dulu aku begitu tulus mencintai hingga kinipun tetap mencintai..tapi memilih menjauh dari hidup kita yang menyakitkan…dan berbahagia untuk perpisahan..dan berharap cinta tulusku berlabuh pada cinta sejatiku…
    Untukmu yang pernah Aku Cintai..
    Terima Kasih Untuk Pelajaran Hidup ini…

  4. ELLo says:

    Saat kesepian mendampingiku tiba
    Saat hujan turun dengan deras
    Deras sederas air mata
    Menutup semua yang terlihat, hanya
    Kegelapan yang aku tahu

    Berpikir demi kebaikan, tapi
    Tidak semua orang tahu
    Apa arti hujan
    Apa arti kesedihan itu

    Tanpa arti
    Tanpa kata
    Mukinkah
    Hanyalah sebuah Khanyalan

  5. _qya_ says:

    mencoba untuk setia

    _q terdiam dan menanti disini..
    menunggu kan hdirmu d sini..
    hujan deras mngguyur tubuh q..
    badai salju menerpa q..
    namun q dapat p’tahan kan diriq..
    karna q tau kan hdirnya drimu d sisi q..
    dingim menusuk hati..
    panas membakar jiwaq..
    namun rindu q tetap t’cipta untk mu..
    hanyalah dirimu yg q tunggu..
    khan memblai q dan menghangat kan q..
    membrikan satu cinta tulus d hati..
    yg meredam rasa,,
    panas.,,
    dingin.,,
    resah.,,
    dan kegalawan d hati q..
    membuka sbuah gerbang plangi d dalam jwa q.._
    .sampai kapan pun q khan bersamamu.

  6. erna says:

    indah… seneng kayaknya bisa kenal n jadi sohib kamu..
    salam kenal dari qu.. ” erna”
    tapi ingat satu hal..
    Karma itu berlaku…
    apa yang kamu alami, telah aku alami juga.
    tapi sebenarnya itu guru terbaik bwt q-ta.

    salam kenal
    erna ^_^

  7. erna says:

    kini dia kan pergi…

    dia pergi tuk mengejar impiannya…
    tanpa menghiraukan orang yang mencintainya…
    aku disini menunggunya dengan sejuta harap dan kekhawatiran…
    akan kah kelak di suatu hari dia kembali…. dengan janji suci yang telah di sepakati…

    andai dia tau..
    betapa aku sangat mencintanya….

    07 february 2007…… buat orang yang ku sayang always.. forever…

  8. debby says:

    aku akan menunggumu
    walaupun sampai akhir hidup
    kan tetap menunggumu

  9. respati says:

    buat kamu yg pernah mengisi relung hatiku

    selamat menempuh hidup baru
    jalanan membentang hadapmu
    setapak kau melangkah
    menguak tirai dewasa yang lenggang
    ada satu hati yang kan menyertaimu
    aku harap
    hati itu senantiasa memberikan kedamaian
    dan bahagia bersamamu
    ucapkan syukur
    bersama kidung malam
    yang tak pernah usai
    berwarna
    kemuning

  10. DEDE says:

    Dahulu dua bintang yang terpisah jauh…sekali,
    kini engkau hadir tanpa ku harap n bintang itu menyatu di dada ini n bintang itu berbunga cinta yang tulus…sunguh hatiku tersenyum dalam cinta,
    aku terhanyut oleh pesonamu tak sangup ku ucapkan kata2 untuk menolak kehadiranmu,
    aku harap engkaulah cinta hatiku n menjadi bagian dari hidupku.

    untuk orang yang sangat aku sayang….

Beri komentar