Dulu Bukan Sekarang

Dulu kau bilang “jangan tinggalkan”
Sekarang kau bilang “Sudah lupakan!”
Sungguh aku tak paham

Dulu kau bilang hanya aku yang kau sayang
Takkan ada lain mampu menggantikan
Kini kau bilang itu silam

Dulu kau bilang dan aku percaya
Waktu berjalan tak sedikitpun kuragukan
Hingga s’mua menjadi kenangan


6 komentar untuk “Dulu Bukan Sekarang”

  1. nanie says:

    puisi bagus banget…

  2. asta says:

    kentz, ditunggu ya yg dijanjiin ma gue hehehehe

    tp sebelumnya kmren gue juga baru buat puisi, nebeng lagi yach. puiinya rada nyambung dengan yg di atas dikit.

    TINGGAL JANJI

    Kau dulu pernah berkata
    Walau putus akan tetap menjadi teman sejati
    Kau dulu pernah berjanji
    Walau putus, bukan berarti putus silahturahmi

    Tapi ternyata tak mudahkan?
    Teman bisa jadi pacar
    Dan pacar tidak bisa jadi pacar itu terbukti
    Apa aku harus menagih janji ?
    Apa aku harus sakit hati?
    Atau, berharap terus itu pasti akan terjadi nanti

    Mungkin setahun
    Dua tahun
    Atau bahkan
    Sepulus tahun kemudian?

    Tapi aku yakin, sampai ku mati
    Mungkin Janji itu tinggallah janji
    Karena dalam mimpi pun ia enggan menghampiri

  3. asta says:

    RALAT RALAT LAGI
    IH SALAH LAGI DEH

    “Tapi ternyata tak mudahkan?
    Teman bisa jadi pacar
    Dan pacar tidak bisa jadi pacar itu terbukti”

    yg benarnya :

    “Tapi ternyata tak mudahkan?
    Teman bisa jadi pacar
    Dan pacar tidak bisa jadi teman itu terbukti”

  4. shida says:

    Andai merindui lebih indah,
    Andai tanpa bicara tiada kebencian,
    Andai hadirku tergugat damaimu,
    Andai keikhlasan disalah erti,
    ku rela berdiam diri daripada memperkenalkan diriku………..

  5. shida says:

    Hati pasti terseksa,
    Jiwa pasti merana,
    Orang dikasihi tiada bersama,
    Namun…..
    Tidak pernah kita terlintas
    adakah dia bahagia bersama kita????
    Adakah dia gembira hidaup bersama???
    Sedarlah……
    Mencintai seseorang bukan bererti mempunyainya,
    Cuma sekadar melihatnya bahagia,
    Walau dengan sesiapa sahaja,
    Sudah cukup membuat kita bahagia…
    Kerna itulah bukti sebuah cinta..

    Dan percayalah…..
    Sekiranya dia di takdirkan jodoh kita,
    ianya pasti bersama jua…..

  6. Kenzt says:

    @Shida:
    Saya percaya itu juga Shida…

Beri komentar