Jangan Pernah

Puisi berjudul “Jangan Pernah” ini adalah puisi baru yang Kenzt buat dalam rangka memenuhi permintaan serta tantangan dari seorang pengunjung bernama Jefry Dwi Bowo dalam komentarnya di puisi kenzt yang berjudul Tahun ke-3.

Jangan Pernah merupakan puisi perpisahan yang memberikan semangat, bukan sekedar menjadi puisi sedih karena cinta harus terpisahkan oleh suatu hal yang menyakitkan. Semoga puisi ini berkenan di hati rekan-rekan semuanya dan jika masih ada inspirasi tersisa lain waktu akan Kenzt coba untuk buatkan dari sisi sebaliknya.

Thanx buat Jefry yang memberikan inspirasi buat saya. ;)

Jangan pernah mengatakan pada hatimu bahwa aku pergi karna tak setia
Sebab cinta masih ada, terbenam diantara asa dan dilema
Sedetikpun hingga kini ku tak mencoba mengusir rasa untukmu
Sebab itu indah… dan kau pun tahu betapa bingungnya aku

Jangan pernah berhenti untuk percaya bahwa cinta masih tetap ada
Meski waktu terus membuktikan sebaliknya, kau t’lah mengerti sebabnya
Sedetikpun aku tak mencoba untuk menghapus semua tentangmu
dan kuterus merajut asa tentang bersamamu pada suatu waktu

Takdir kita memang pahit… ku harus membuat pilihan sulit
Semoga pilihan bijak hari ini, buatkan bahagia untuk kedua hati
Untukku…juga untukmu… Hingga kelak menjemput masa
Saat sang mentari lukiskan pelangi di langit kita berdua

Jangan pernah berhenti untuk percaya bahwa cinta suci itu ada
Jangan pernah berhenti untuk menyalahkan takdir saat tak sesuai ingin
Jangan pernah berhenti untuk kobarkan semangat saat realitas memburamkan harap
Jangan pernah berhenti sebab


72 komentar untuk “Jangan Pernah”

  1. esa pratiwi putri says:

    keren bgt
    bhasanyangena n ba lgsng dmngrti

  2. heru awan says:

    great determination of languange n feeling, so touchable. magnificen job guys..

  3. whe says:

    Q suka puisi nie…

  4. Aksd Man says:

    makan tu Cinta

  5. Aksd Man says:

    pa enak_@ jtuh Cinta.
    hbis jtuh ketimpa ge….

  6. man says:

    gud…
    kenzt thnks bgd,kebetulan gw lg butuh inspiraSI

  7. asih says:

    DuHHHHHHHH…tap mantap mantap 100x

  8. dina novita sari says:

    memang terkdang hidup membwat ku menyerah..
    namun dengan cinta ak dapat berdiri..
    dengan cinta ak tw hrus bagai mn menghadapinya
    setelah ku tw bahwa airmata tak ada guna..
    penyesalan tak arti..
    kupegang tubuh ini dan kurawat hati ini..
    ku cb tenangkan diri dan kubwa dalam kehidupan
    nyata…
    kan kutriakan kepada dunia..
    bahwa,,
    jika penyesalan tak diiringin dengan kesadaran
    tak akn pernah berubah

    dan kuberterima kasih kepada tuhan..
    ataz nm cinta kudapat berubah….

  9. ade' says:

    kata2′a dalam bgt…
    menyentuh hati ku…
    puisi ni seperti keadaan cinta ku ma someone yg ga mgkin di Lanjutkan krn swatu hal…
    sampe akhir’a aku pun m’ngambel keputusan yg sulit..

    tpi aku percaya…
    kami akan bahagia meski tak s’LaLu b’sama…

Beri komentar