Puisi berjudul “Jangan Pernah” ini adalah puisi baru yang Kenzt buat dalam rangka memenuhi permintaan serta tantangan dari seorang pengunjung bernama Jefry Dwi Bowo dalam komentarnya di puisi kenzt yang berjudul Tahun ke-3.
Jangan Pernah merupakan puisi perpisahan yang memberikan semangat, bukan sekedar menjadi puisi sedih karena cinta harus terpisahkan oleh suatu hal yang menyakitkan. Semoga puisi ini berkenan di hati rekan-rekan semuanya dan jika masih ada inspirasi tersisa lain waktu akan Kenzt coba untuk buatkan dari sisi sebaliknya.
Thanx buat Jefry yang memberikan inspirasi buat saya.
Jangan pernah mengatakan pada hatimu bahwa aku pergi karna tak setia
Sebab cinta masih ada, terbenam diantara asa dan dilema
Sedetikpun hingga kini ku tak mencoba mengusir rasa untukmu
Sebab itu indah… dan kau pun tahu betapa bingungnya aku
Jangan pernah berhenti untuk percaya bahwa cinta masih tetap ada
Meski waktu terus membuktikan sebaliknya, kau t’lah mengerti sebabnya
Sedetikpun aku tak mencoba untuk menghapus semua tentangmu
dan kuterus merajut asa tentang bersamamu pada suatu waktu
Takdir kita memang pahit… ku harus membuat pilihan sulit
Semoga pilihan bijak hari ini, buatkan bahagia untuk kedua hati
Untukku…juga untukmu… Hingga kelak menjemput masa
Saat sang mentari lukiskan pelangi di langit kita berdua
Jangan pernah berhenti untuk percaya bahwa cinta suci itu ada
Jangan pernah berhenti untuk menyalahkan takdir saat tak sesuai ingin
Jangan pernah berhenti untuk kobarkan semangat saat realitas memburamkan harap
Jangan pernah berhenti sebab

Bisa tu di buat lagu heheheheehe
bagus sh…… oea,buatin puisi bt aqu donk,…..aku ska puisi jg lo..
Wahhhh,,,,puisi nie indah bangt deh……gue suka kok…hehe
jnGn prNAh kaU K’taKAn baHWA cinTA SEjatI TAKkan PERnah ADa
“Jangan pernah berhenti untuk menyalahkan takdir saat tak sesuai ingin”
Maaf… saya tidak setuju dengan kalimat itu… dalam pengertian saya kalimat itu berarti “kita harus selalu menyalahkan takdir jika sesuatu itu tak sesuai harapan kita…” padahal takdir itu datangnya dari Tuhan… jadi kita harus selalu menyalahkan Tuhan jika sesuatu itu tak sesuai dengan apa yg kita harapkan.. sedangkan Tuhan tahu apa yang terbaik buat kita… sekalipun pahit kita merasakan… mohon maaf jika saya salah pengertian… tp jika benar mohon untuk diralat.. terima kasih… btw secara garis besar saya suka kok puisinya… terus berkarya ya…
Iya….betul juga…. Maksudnya sama sekali bukan seperti itu. Kalimat yang betul seharusnya adalah sebagai berikut:
Jangan pernah menyalahkan takdir saat tak sesuai ingin.
Puisi diatas pada intinya justru ingin menitipkan pesan pada siapa saja yang patah hati agar tidak pernah menyalahkan apapun (tidak terkecuali takdir) hanya karna tidak sesuai dengan keinginan.
Thanks yah atas koreksinya.
Setelah berbulan-bulan, baru kali ini ada yang bener-benar jeli dan mengkoreksinya…. Salam kenal, dan makasih udah meluangkan waktu untuk membacanya.
Salam puisi!
Bgz.nye…hehe
puisix mngharukan…. mngigatkan q ma mntan q yg prg mnnggalkan q,stlah 3 th kami brsama…..dya prgi….
Puisinya bagus..
andaii itu yg bs q ktakan utkny..
ee by the way,, klo mo ikutan nulis bs g’ ya??
pgen gabung aja! gmna cranya?
ada kbhgiaan trsndri klo prsaan yg qt tulis dlm puisi bs dketahui oleh org lain jg!
thank’s..
bgus buat orang2 yg hati nya lg kacau…