Keyakinan

Saat kau yakin semuanya kan kembali cerah
Semua yang gelap pasti berlalu dalam putaran waktu
Saat kau ragu kesedihan kan segera berlalu
Kebahagiaan terasa laksana senja


17 komentar untuk “Keyakinan”

  1. rhenza says:

    Jika tak ada dirimu, takkan tercipta sebuah rangkaian kalimat menghiasi tempat sepi…

    Dirimu bisa membuatQ terdiam kaku membentuk tulisan dalam kertas yang terisi…
    Barisan kalimat tergores memenuhi janji hati…
    Kupandang secarik kertas melayangkan ke tanganQ…
    Kusentuhx namun tak mampu membendung tangisan jiwaQ…
    Jika boleh kukatakan padamu..

    Bahwa aku memang membutuhkan dirimu… Hanya dirimu…
    Aku yakin kamu pun begitu…

    Karena aku butuh kamu dengan panci yang kamu bawa..
    Walaupun kredit…
    Jikalau bisa… diskon lah ya

  2. Kenzt says:

    @Rhenza:
    3 baris terbawahmu bikin Kenzt ilfil ngebacanya…. Dari atas sih ngiranya serius (dan emang kliatan srius), eh sampe bawah jadi begitu….

    But it’s ok…. Nakal dikit gpp lah….

  3. ayke says:

    ayke

    aku mencari perantara hati
    dengan semua rasa yang ada
    rasa ..yang aku…yakini
    belahan jiwa….aku yakin kau pasti mengerti

    berjuta tetes air mata
    air mata suka,duka,kasih sayang
    terungkap…
    karena belahan jiwaku

    ku yakin ….
    sejak awa aku tau
    kuingin…engkau juga demikian
    tdk ada keraguan setitik pun

  4. ayke says:

    ayke..

    kuharap ini hanya mimpi
    cinta hilang tuk sementara
    mengikuti kata hati
    mencari kepastian

    seperti sang surya
    yang pergi ketika malam tiba
    berganti bintang
    ketika pagi…mentari bersinar

    harap yang ada laksana pelita
    kadang bersinar kadang redup
    berharap…dengan sejuta keyakinan
    laksana angin surgawi
    keyakinan bahwa kau pasti kembali….

    • Akhirny smua tlah tiba pada suatu hari yg biasa. Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui. Apakah kau masih selembut dahulu! Memintaku minum susu dan tidur yang lelap sambil membenarkan letak leher kemejaku. Kabut tipis turun pelan dilembah kasih, lembah mandalawangi. Kau dan aku tegak berdiri sambil melihat hutan2 yang menjadi suram. Meresapi belaian angin yang menjadi dingin. Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu! Ketika kudekap, kau dekap lebih mesra lebih dekat. Apakah kau masih akan berkata! Kudengar detak jantungmu. ” kita begitu berbeda dlam smua hal, kecuali dalam cinta”
      . . .
      andriy akan selalu mencintaimu zaina. . .

  5. [...] keyakinan yang tak terbeli Oleh ribuan hari-hari penantian hati Susuri hidup… walau tertatih seorang [...]

  6. Akhirny smua tlah tiba pada suatu hari yg biasa. Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui. Apakah kau masih selembut dahulu! Memintaku minum susu dan tidur yang lelap sambil membenarkan letak leher kemejaku. Kabut tipis turun pelan dilembah kasih, lembah mandalawangi. Kau dan aku tegak berdiri sambil melihat hutan2 yang menjadi suram. Meresapi belaian angin yang menjadi dingin. Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu! Ketika kudekap, kau dekap lebih mesra lebih dekat. Apakah kau masih akan berkata! Kudengar detak jantungmu. ” kita begitu berbeda dlam smua hal, kecuali dalam cinta”
    zaina, . . .dengan mata ini, tangan ini dan kaki ini andriy akan selalu berusaha membahagiakan zaina…
    I luph u zaina coz allah. . .

Beri komentar