Puisi & Prosa Kenzt berjudul Masih ini ditulis oleh Kenzt pada 11th, 2008. Dilarang keras menyalin Puisi & Prosa Kenzt ini di lain tempat tanpa menyebutkan URL website serta nama penulisnya.
Dulu kau adalah gadis kecilku
Dulu kau adalah adik kecilku
Hingga kini kau tetap seperti itu
Meski hanya panggilan dalam hatiku
[...] tak pernah berlari meninggalkanmu ! Melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas Aku masih disini…. Aku masih ada… Namun sebait pun kini tak sempat lagi [...]
[...] tak pernah berlari meninggalkanmu ! Melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas Aku masih disini…. Aku masih ada… Namun sebait pun kini tak sempat lagi [...]
[...] yang mati suri, tiba-tiba terjaga dan berkata bahwa sesungguhnya rasa masih ada Baru kumengerti bahwa rasa tak pernah pergi dan sepertinya takkan [...]
[...] tak pernah berlari meninggalkanmu ! Melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas Aku masih disini…. Aku masih ada… Namun sebait pun kini tak sempat lagi [...]
[...] tau kau takkan pernah menjawabnya Sebab kau pergi saat ku masih ternganga Terbuai segala pesona rasa jatuh cinta Haruskah kurobek semua seolah tak pernah ada ? [...]
[...] yang mati suri, tiba-tiba terjaga dan berkata bahwa sesungguhnya rasa masih ada Baru kumengerti bahwa rasa tak pernah pergi dan sepertinya takkan [...]
[...] tak pernah berlari meninggalkanmu ! Melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas Aku masih disini…. Aku masih ada… Namun sebait pun kini tak sempat lagi [...]
[...] tak pernah berlari meninggalkanmu ! Melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas Aku masih disini…. Aku masih ada… Namun sebait pun kini tak sempat lagi [...]
[...] di bawah terik mentari Semenjak engkau melangkah menjauh pergi Hingga rambut ini mulai memutih Masih… tak kutemui engkau [...]
[...] tak pernah berlari meninggalkanmu ! Melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas Aku masih disini…. Aku masih ada… Namun sebait pun kini tak sempat lagi [...]
[...] tak pernah berlari meninggalkanmu ! Melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas Aku masih disini…. Aku masih ada… Namun sebait pun kini tak sempat lagi [...]
[...] di bawah terik mentari Semenjak engkau melangkah menjauh pergi Hingga rambut ini mulai memutih Masih… tak kutemui engkau [...]
[...] yang mati suri, tiba-tiba terjaga dan berkata bahwa sesungguhnya rasa masih ada Baru kumengerti bahwa rasa tak pernah pergi dan sepertinya takkan [...]
[...] tak pernah berlari meninggalkanmu ! Melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas Aku masih disini…. Aku masih ada… Namun sebait pun kini tak sempat lagi [...]
[...] tau kau takkan pernah menjawabnya Sebab kau pergi saat ku masih ternganga Terbuai segala pesona rasa jatuh cinta Haruskah kurobek semua seolah tak pernah ada ? [...]
[...] yang mati suri, tiba-tiba terjaga dan berkata bahwa sesungguhnya rasa masih ada Baru kumengerti bahwa rasa tak pernah pergi dan sepertinya takkan [...]
[...] tak pernah berlari meninggalkanmu ! Melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas Aku masih disini…. Aku masih ada… Namun sebait pun kini tak sempat lagi [...]
[...] tak pernah berlari meninggalkanmu ! Melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas Aku masih disini…. Aku masih ada… Namun sebait pun kini tak sempat lagi [...]