Mencintaimu

Mencintaimu bukanlah sebuah pilihan
Sebab hati tak mampu berpikir seperti logika
Datang tiba-tiba… hasrat ingin selalu berdua
Mencintaimu adalah rasa yang indah

Mereka hanya bisa melarang tanpa mengerti
Mereka hanya menolak tanpa berpikir bijak
Mereka hanya tak mau tanpa menelusuri kedalaman batinku
Mereka hanya bisa berpikir menurut mereka

Mencintaimu adalah sebuah karunia
Meski kau ada dunia juga tak selalu indah
Mencintaimu bangkitkan semangat sepenuh jiwa
Hadapi hari-hari yang tak selalu cerah

Semoga kelak mereka mampu mengerti
Semoga kelak mereka dapat menjadi bijak
Semoga kelak terbuka hati nurani
Semoga kelak terbuka pintu bahagia seutuhnya


98 komentar untuk “Mencintaimu”

  1. [...] pernah mampu untuk berjanji Menemani harimu hingga esok hari Tapi jika kau terima, biarkan aku mencintaimu Hari ini saja… dengan semua cinta yang [...]

  2. richy says:

    mencintaimu tidak seperti membeli baju
    tapi mencintaimu adlah suatu karunia yang sangat ku harapkan
    mencintaimu merupakan seluruh hidupku
    kan ku jaga dan kan ku sanjung dirimu
    betapa besar rasa cinta ini kepadamu
    ku ingin dirimu ada di samping ku selamanya

  3. arli says:

    mungkin benar…mencintai bukanlah sebuah pilihan. mungkin juga juga benar karena cinta hati kita tak mampu lagi berpikir seperti logika.
    walau terkadang selalu disakiti dan dikhianati selalu saja kita memaafkan.

  4. kiki says:

    setuju banget dengan isinya

  5. GL_Freax's says:

    mencintaimu???
    itu yang ingin kuungkapkan…
    tapi tak pernah terlewatkan satu hurufpun melalui lidahku…
    aku terlalu ragu…
    aku terlalu takut….

    mencintaimu…
    kuharap suatu saat kau pun tahu isi hatiku…
    meski ketika nantinya rasa ini akan berlalu….

  6. ReNy says:

    Cinta memang tak bisa terpikir oleh logika
    tapi ketahuilah bahwa logika juga bisa mempermainkan cinta..
    Cintailah orang yang kamu cintai melebihi kamu mencintai diri kamu…

    • norin says:

      cinta itu memang harus logis
      kalo tidak logis itu bukan cinta
      tapi hanya napsu semata
      dengan logika maka cinta itu sempurna…

  7. MESA says:

    Cinta Dan Perkawinan
    Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, “Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya?”
    Gurunya menjawab, “Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta”
    Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.
    Gurunya bertanya, “Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?”
    Plato menjawab, “Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik). Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwasanya ranting – ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya”
    “Gurunya kemudian menjawab ” Jadi ya itulah cinta”
    Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya, “Apa itu perkawinan? Bagaimana saya bisa menemukannya?”
    Gurunya pun menjawab “Ada hutan yang subur didepan sana. Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan”
    Plato pun menjawab, “Sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong. Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya“
    Gurunyapun kemudian menjawab, “Dan ya itulah perkawinan”
    Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan.
    Cinta adanya di dalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih.
    Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang didapat adalah kehampaan… tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat dimundurkan kembali.
    Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur.
    Terimalah cinta apa adanya.
    Perkawinan adalah kelanjutan dari Cinta.
    Adalah proses mendapatkan kesempatan, ketika kamu mencari yang terbaik diantara pilihan yang ada, maka akan mengurangi kesempatan untuk mendapatkannya.
    Ketika kesempurnaan ingin kau dapatkan, maka sia – sialah waktumu dalam mendapatkan
    perkawinan itu, karena sebenarnya kesempurnaan itu hampa adanya.

  8. adam_smith says:

    Q pinjam puisi-y $ some 1,thx bgt…

  9. ketut yoga says:

    dia yang selama ini aku rindu
    dia yang selama ini aku nanti
    dia yang selama ini aku sayangi
    dia yang selama ini yang terlukis di hatiku
    dia yang selama ini yang tak terlupakan

    teganya kau tinggalkan aku
    teganya kau pergitanpa kabar
    teganya kau membuat aku merana
    teganya kau buat aku segsara
    teganya kau membuat aku sedih

    kau tak pernah perduli denganku
    kau yang membuat aku ragu

    masihkah kau ingat dengan kekasihu
    asihkah kau sayangdenganku…

  10. reza_kauza says:

    di waktu muda cinta adalah pelajaran di dalam hidup ku
    di waktu setengah muda cinta adalah guru dalam hidup ku
    di waktu tau cinta adalah pendamping hidup ku
    aku tulis nama mu di atas angasa tetapi awan menutup nya
    aku tulis nama mu di atas awan tetapi angin meniup nya pergi
    aku tulis nama mu di atas pasir tetapi gelombang menghapus nya
    aku tulis nama mu di ata air bertinta kan air mata tetapi tak terukir
    aku tulis nama mu di dalam hati kecil ku,di sana lah nama mu bertahata
    tuk selama nya

Beri komentar