Odecya

Aku memang tidak pernah memberitahukanmu
Sedang kurajut lagi hatiku, dengan benang cinta darimu
Aku memang tidak ingin engkau tahu
Kelak ku ingin berikanmu satu hati ini utuh

Namun jika kini engkau memutuskan untuk pergi
Sebab sudah cukup lelah engkau menanti
Ceritakan saja, segenap jiwaku akan mengerti
Ku yakin takkan mudah untuk berpaling

Hampir 2 tahun lamanya aku mengabaikanmu
Terbenam dalam kubangan kenangan masa lalu
Hampir 2 tahun lamanya kau ada disisiku
Terdiam, mengerti, menunggu aku mengucap rindu

Untuk semua pengorbanan dan kesabaran
Atas kekhilafan dan lemahnya perasaan
Ku terima jika kini kau coba membuka baru lembaran
Belajar menerima, dan menyusun lagi harapan

Pergilah…berjalanlah…pelajarilah…
Lupakan saja aku, jangan menjadi sepertiku
Usah terbenam masa lalu saat denganku
Berikan untuknya segenap rasa kau mampu

Jangan buat segalanya terlambat
Jangan buat cintamu merasa penat
Jangan buat ia membenciku karna rasamu
Jangan buat aku menyakitinya hanya karnamu

Cinta tidak egois Cya…
Sebab aku pernah, maka aku tahu
Belajarlah utuh menerima adanya
Perlahan berkurang s’mua artiku

Usah berpikir aku Cya…
Sebab aku sudah, berbuat satu salah
Aku tahu engkau pasti bisa
Satu langkah ini harus membuat baik hidupmu


18 komentar untuk “Odecya”

  1. Read-One says:

    Jangan kau kira cinta datang dari keakraban yang lama dan pendekatan yang tekun. Cinta adalah anak kecocokan jiwa, cinta tidak akan pernah tercipta dalam hitungan hari, bulan bahkan tahun.

  2. Ronny says:

    its… so…..

  3. INDAH P.S says:

    “ANTONIO KU”

    Kamu pikir aku akan terpuruk setelah kau sakiti aku…
    Kamu pikir aku begitu mencintaimu hingga tidak dapat lupakan mu….
    Kamu pikir aku akan menangis meraung karena berpisah denganmu…
    Kamu pikir juga aku akan tertatih melangkah tampamu….
    Itu benar…Aku terlalu dan terlalu padamu…
    Terlaluku adalah kebodohan bahwa tidak mengenali diriku sendiri….bahwa
    Terlalu berharga mengabdikan diri untuk orang yang tak pernah menghargai…
    Terlalu Buta untuk bisa melihat bahwa begitu aku dikelilingi cinta tapi terpaku padamu….
    Terlalu Tuli hanya mendengar suaramu padahal dusta belaka…
    Terlalu lama berpikir untuk melangkah pergi darimu,padahal kau memang tak pernah ada….
    Ahh…Sayangku..
    Ternyata aku lebih bahagia tampamu…
    Ternyata aku masih bisa mencintai lebih dalam lagi setelah mu….
    Ternyata aku tidak selemah yang ku pikir aku lebih kuat,setelah sakit ini…
    Ternyata aku menemukan cinta sejatiku,karena Tuhan lihat aku mampu lewati semua dengan baik sekali dan hadiah terindah itu adalah besarnya hatiku memafkanmu dan dihadirkan untukku kekasih sejatiku…
    Antonioku…
    Aku tidak bisa ada hari ini dan berkata,berpikir,berbuat hari ini untuk besok bila kau tak pernah menyakitiku…..

    With All my Sadnes&My Hapiness………

Beri komentar