Pembaca Puisi di AnggrekBiru.Com
November 2, 2008
5 hari terakhir ini terjadi pertumbuhan signifikan pembaca Blog Puisi Cinta AnggrekBiru.Com. Dari rata-rata 750 sampai 900 pengunjung harian, sejak 5 hari lalu pengunjung AnggrekBiru.Com naik hingga 1400 pengunjung. Terimakasih sebesar-besarnya Kenzt ucapkan untuk seluruh pengunjung baru yang sudah meluangkan waktu membaca tulisan-tulisan saya. Untuk pembaca setia Anggrekbiru.com, Kenzt ucapkan terimakasih tak kalah besarnya, karna tanpa kehadiran kalian, AnggrekBiru.Com hanyalah tempat sampah untuk Puisi cinta.
Pertumbuhan jumlah pelanggan konten via email juga terus mengalami pertumbuhan, dari sekitar 88 email terdaftar beberapa minggu lalu, menjadi sekitar 106 email terdaftar saat ini. Jumlah tersebut merupakan jumlah fluktuatif mengingat beberapa email terdaftar berlangganan tercatat keluar masuk sebagai pelanggan konten. Bukan masalah, sebab trennya tetap naik.
Semoga dengan naiknya seluruh statistik ini memberikan saya semangat lebih untuk meluangkan waktu lebih lama disini, sekedar menggali inpirasi untuk lalu dibagikan dalam wujud Puisi.
Salam Pecinta Puisi !!!


















hati yang sepi takk ada sang kekasi yang menemani.
risau rasanya hati ku ini
bagai mna dengn mu apakah kau juga kesepian sama kayak aku
aku sayang banget sama orang yang bernama.
DION ANDY ASMARA.
dia adalah orng yang paling aku sayang
sebuah cinta kan tumbuh sendiri dari hati
dan perasaan tentang cinta sulit untuk di mengerti.kadng cinta dapat membutakan hati manusia untuk melakukan hal yang tak seharusnya di lkukan…
DIANAS.AKU SANGAT SAYANG SAMA KAMU
RISAL ADITYA PRANATA
Aq sngt hoby tntng puisi.Gimana cara ny tentng mempublikasikan puisi aq.Trma ksh.
Kadang aq bingung untk apa jari tnganku ini
Yg terkipas,tersisir oleh takbir
Menelungkup memeluk tanah berair`
Seutas tali menjerat leherku, aku tak mampu melepaskan`
Lambaianku tak ada arti
Tepuk tanganku tiada terdengar
Akhir dari cerita terakhir Tanganku disatukan diatas dadaku walau aku tidak tau
Aku masih binggung dengan tanganku.Kepahiang 19.November.2009
ketika aku menengadah
terlihat olehku
langit yang terkadang kulihat indah
kadang juga kulihat seperti mati
meski terang, gelap, berkabut, berawan ataupun bertaburan bintang
dia tak pernah mengeluh
dan
dia juga tak pernah kegirangan
ketika aku tertunduk
terlihat olehku
pasir yang begitu pasrahnya
dalam dahaga berselimut panas yang menyengat
tertindih, terjepit dan seringkali terabdi untuk nafsu manusi
dia begitu pasrah
terkadang aku bungung
dan kembali aku merenung
ternyata…………..
Engkau yang Maha Dahsyat
Subhanallah yang Maha Besar
Aku memang menyadari bahwa cinta memang susah sekali di ungkapkan
Cinta pun memang tak mudah untuk dipahami
seseorang yang mencintai harus bener-bener memilki hati yang tulus seputih kertas