Di Odecya.Com

Barusan, saya berencana untuk nulis satu puisi lagi di AnggrekBiru.Com ini. Eh, ngga’ taunya setelah selesai, kayaknya puisi tersebut lebih layak kalo dimasukkan ke Odecya.

Jadinya, puisi baru Kenzt tersebut bisa kamu baca di Odecya. Judulnya “Meski Tak Puitis“.

Tags:


6 Responses to “ Di Odecya.Com ”

Pingbacks

Comments

  1. hendi says:

    lumayan…..”aku seorang yang sangat suka dengan puisi,meskipun aku tidak begitu pandai bikin puisi.

  2. Dinis says:

    cinta kadang membuat kita lupa diri
    Bagiku kau adalah kasih yang tak terganti meskipun enkau udah yang memiliki

  3. Dik says:

    Untuk teh wulan trcnta… Ku ungkapkan suara hati ku yang menjerit memangil namamu,. Apakah kau bisa mendengarnya.?
    Kucari jejak langkahmu, namun ku tak bisa menemukannya,. Aku hanya bisa berharap, dan bersabar menunggu jawab dan hadirmu untukku, aku rela menunggumu sampai kapanpun..
    I loVe you, for ever,..

  4. Dik says:

    Untuk sahabtku tercinta,. Selamat hari raya idul fitri,. Mohon maaf lahir dan batin.. Semoga di hari yang fitri ini kalian mendapatkan hikmah dan hidayah dari Allah SWT. Amin…
    By :
    Dicky.sopian
    XII IPS 1
    SMAN 1 Cipatat

  5. die says:

    untukmu

    Saat ini memang hati sedang bahagia
    Apa yang aku inginkan selama ini bisa tewujudkan
    Kerinduan yang sekian tahun kini telah terobati
    Walau waktunya tak begitu lama untuk ku
    Dan walau waktunya hanya sedikit untukku
    Tapi bagiku itu semua sudah cukup,melepas kerinduan ini
    Aku bahagia bisa bertemu kamu lagi
    Tapi aku sedih saat harus berpisah dengan mu
    Sejujurnya hati ini tak ingin berpisah dari mu
    Terima kasih atas semua waktu yang kamu berikan untukku
    Akan ku ukir jelas semua kenangan ini didalam hatiku
    Kan ku jadikan kerinduan untukku saat kamu jauh dariku nanti
    Akan ku ingat semua tantangku dan tentangmu
    Jangan pernah lupakan aku
    Jangan pernah tinggalkan aku
    Jangan pernah sakiti aku
    Jangan pernah menduakan aku
    Aku takut dan aku tak ingin
    Lebih baik aku mati dipangkuan mu
    Jika harus melihatmu menduakan aku
    Dan jangan pernah letih tuk mencintaiku saat kamu jauh dariku
    Jadikan aku yang selalu dihatimu
    maavkan aku jika aku tak seperti dahulu lagi
    maavkan aku yang tidak bisa memberikan yang lebih seperti kamu waktu di jakarta
    aku bukan seperti fan’s beratmu
    aku bukan seperti sahabat – sahabat mu
    aku bukan seperti pemuja rahasiamu yang ada d’jakarta atau yang lainnya
    dan aku bukan seperti mantan – mantan mu
    tapi aku adalah seseorang yang tulus mencintaimu
    dan sayang terhadapmu
    inilah aku yang tak sesuai dengan apa yang kamu bayangkan dan kamu inginkan
    banyak perubahan dalam diriku yang gak kamu ketahui dalam diriku
    aku tak ingin melihat diriku seperti dahulu
    aku mencintaimu dengan tulus hatiku
    aku menyayangimu dengan sepenuh hatiku dan setulus hati ini
    aku gak munafik
    tapi itu yang ada dihatiku
    jangan pernah lupakan aku
    aku sayang bgt sama kamu
    aku tak ingin melepaskan mu seperti dahulu
    aku menyesal
    maavkan aku atas semua kesalahan ku diwaktu itu
    kini aku datang dengan cinta dan kasih sayang yang baru
    jadikan waktu yang singkat ini sebagai kenangan yang terindah untuk kita berdua

  6. Hiedo_valdezta says:

    puisi na bagus2 yah, jd pgen dech ada dalam puisi itu.

 Page 1 of 1  1 

Leave a Reply

Community

Already a member?
Login
Login using Facebook:
Last visitors
view more...
Powered by Sociable!

Custom Wordpress Theme

WP Theme Designer

Rekan yang membutuhkan jasa design web silakan kirim email ke order@theme.web.id

Tulisan Terkait (Otomatis)

  1. Seberapa Besar Kau Mencintaiku
  2. Tahun ke-3
  3. Pink Bear
  4. Cinta Putih
  5. Jejakmu
  6. Tentangmu
  7. Januari
  8. Pedih
  9. Puisi Baru Odecya
  10. Puisi Penantian
  11. Cinta
  12. Jika
  13. Hari Tanpa Puisi
  14. Cinta Sejati
  15. Pak Paimin

Tulisan Sejenis di Blog Lain

Bookmarks Tulisan Ini

Reddit Mixx Stumble It

Advertisement

Komentar Terbaru

Puisi Baru KenzT