Puisi Cinta

Meski sejenak bertemu, aku bahagia bisa kembali melihatmu
Di batas-batas kerinduan dan kehampaan tak terasa airmata menetes di pipiku

Hati yang mati suri, tiba-tiba terjaga dan berkata bahwa sesungguhnya rasa masih ada
Baru kumengerti bahwa rasa tak pernah pergi dan sepertinya takkan terganti

Sekeras apapun kumencoba, selemah apapun daya tuk mengingatnya
Hati miliki pilihannya sendiri yang tak bisa diatur oleh akal

Kukira aku sudah berhenti berharap di sekian waktu yang lalu
Kukira aku tak punya lagi hasrat untuk bertemu
Kukira… aku takkan lagi melihatmu seindah seperti dulu
Hingga kemarin aku tahu bahwa segalanya tak ada yang berubah
Hanya setumpuk perkiraanku saja yang salah


318 komentar untuk “Puisi Cinta”

  1. herdykania says:

    seberapa besar si kania membenciku

  2. poetra says:

    cinta….
    biarkan cinta yg mneraangkan pa itu cinta….
    namun yang pasti cinta kan beri s’gla nya…
    pada para pecinta…

  3. elga says:

    Cinta….
    Biarkan aku mengikuti alunan melodimu…
    Bersenandung indah …
    menari liuk tarian indah…
    Biarkan aku menikmatinya….
    cinta…..

    • abyla says:

      Aku bukanlah secarik mimpi yang kau cari…
      Bukan pula tempatmu membagi hati…
      Aku tak lebih indah dari sisa embun pagi…
      Pantaskah ku berikan semua yang kau inginkan???

  4. marcia says:

    dimatamu kau seolah memberiku arti
    namun ku tak bisa mengartikannya
    bicaralah
    dan buatku mengerti

  5. ebeng says:

    cinta tdk buta ..cinta bisa membedakan mana nyata n mana yg pura-pura

  6. rifan sayank mentari says:

    apa itu cinta?
    Bila telapak tanganmu berkeringat,jantung mu berdetak kencang,suaramu bagai tersangkut di tenggorokan,,itu bukan cinta,melainkan suka..
    bila tanganmu tiada berhenti memegang dan menyentuhnya,itu bukan cinta ,melainkan nafsu..
    bila kamu bersedia memberikan apa yang kamu sukai,itu bukan cinta,melainkan murah hati..
    bila kamu berkata kepadanya bahwa dia lah satu”nya,itu bukan cinta,melainkan Gombal..
    qm suka dia karena menemanimu,itu bukan cinta,melainkan kesepian..
    bila kamu menerima dia karena takut dia sakit hati,itu juga bukan cinta,
    .,Lalu apa itu cinta????
    cinta adalah pengorbanan,mencintai berarti memberi,cinta adalah kematian atas egoisme,mencintai berarti menerima apa adanya tanpa syarat,memang menyakitkan,tapi itu adalah harga yang di bayar untuk cinta sejati.,
    >?><?<

    • dewi says:

      cinta tak kan bisa di bagi2 dan tak akan pernah bisa hilang meskipun waktu memisahkan dua insan yang saling mencintai,meskipun terluka tapi tak kan pernah ada sebuah kebencian…

  7. dewy says:

    aku benci cinta tp suatu hal aku membutuh kan cinta itu aku trdk pernah merasakan cinta yg trulus yg datang dr orng yg bs mencintai q apa ada nxa

  8. JoCKeR's says:

    sejak hati mulai rapuh

  9. JoCKeR's says:

    ketika hati mulai rapuh
    engkau datang membasuhinya
    dengan segenap hatimu..

    sang kupu-kupu datang dan menghampiriku
    tuk menghibur hati yang mulai sepi..

    engkaulah ternyata sang tambatan hati
    yang dikirim untuk menemani hari-hariku yang suremm…

  10. Lelaki Hujan says:

    cinta yang semu

    Senja nan sunyi,membawah ku menerawang jauh,,,,,
    kesepian menyelubung kalbu
    rasa takut mebayangi langkah ku.

    Seuntai senyum menyejukkan jiwa
    kesunyianpun luluh renta di telan asa,
    memberi warna cerah di dada
    menepiskan keraguan yang merajai sukma.

    Kehadiran mu bak‘ harumnya sang ratu bunga
    menebar pesona di antara kumbang-kumbang nan lara,
    dengan seyuman memikat raga
    kau bawah aku ke dunia maya.

    Saat ku berjalan meneluri indah surgawi
    merasakan sejuk, damainya di dalam hati,
    ku sadari semu yang menguasai
    laksana dunia alam mimpi.

    oh, tenyata semua tak nyata.
    apakah ini juga cinta,,???

Beri komentar