Aku memanggil namamu tepat disaat suaraku tercekat, mengingat bahwa disekelilingku tak ada siapapun slain bayang semu dirimu di anganku.
Bukan kali pertama ini aku tersadar untuk seketika membatalkan inginku memanggilmu. Sepertinya ini juga bukan kali terakhir sebab keyakinanku masih mendominasi pada sisi lemah seseorang yang tertinggal pergi.
Hingga lalu kukembali pada kehidupan sediakala. Bersikap seolah tak ada apa-apa.
Lama sudah saya tidak menuliskan puisi, entah itu tentang cinta atau tema lainnya. Berikut ini saya tuliskan sebuah puisi cinta baru untuk pembaca setia anggrekbiru.com. Puisi berikut ini bercerita tentang seorang kekasih yang tak dapat melupakan mantan kekasihnya meski waktu sudah memisahkan mereka cukup lama. Sang kekasih masih berharap bahwa Ia masih diberikan kesempatan untuk kembali lagi dengan mahkota hatinya di suatu waktu nanti. Selamat menikmati puisi baru Kenzt ini. Read the rest of this entry »
Ini adalah tahun ketiga kita bersama
Menanti berlabuhnya asa di satu biduk cinta terindah
Terombang ambing di tengah lautan luas nan ganas
Berteman satu dayung dan satu tekad
Untungnya…
Perahu ini tetap kokoh seperti mula
Meski ombak tak henti menerjang
Meski pasang sering menenggelamkan harapan
Engkau tetap percaya, engkau tetap mengerti
Engkau tetap menanti
Tak ingin kembali, tak ingin berhenti
Engkau terus ingin bersamaku hingga ke tepi
Di pelabuhan terindah
Bersama cinta dan rindu yang kita punya
Tanpa memandang apa, siapa, tapi bagaimana
Ini adalah tahun ketiga kita bersama
Penantian tanpa letih, kesabaran diuji
Di saat satu persatu cinta dua insan biasanya t’lah mati
Engkau tetap disini, tak sedikitpun isyaratkan letih
Percayalah…
Ketulusanmu takkan pernah terganti
Keyakinan dan harapanmu kan terwujud abadi
Sebab kita berjanji bukan sekedar bermimpi
Bintang malam kemanakah ia gerangan?
Tak sedikitpun ia meninggalkan jejak
juga bayang… siang atau malam
Adakah rindu ini harus kugenggam,
Hingga esok hari kujelang…
Ku menyayanginya dari lubuk hati
Tetap merindunya meski t’lah pergi
Ku hanya ingin melihat, namun itu pun tak mungkin lagi
Tidakkah rasa ini harusnya mati
dan hilang dari hidupku ini