Puisi Untuk Cinta

Aku takkan pernah mampu untuk berjanji
Menemani harimu hingga esok hari
Tapi jika kau terima, biarkan aku mencintaimu
Hari ini saja… dengan semua cinta yang kupunya

Aku bukanlah pengabulan dari doamu
di malam saat bintang jatuh
Tapi jika kau mau, aku dapat menjadi bintang
yang menerangi keindahanmu setiap malam

Aku takkan s’lalu bisa membahagiakan hati
Tak luput salah, mungkin ku juga menyakiti
Tapi jika kau ikhlas, cintaku takkan berbatas
Meski terkadang sakitimu, itu aku khilaf


48 komentar untuk “Puisi Untuk Cinta”

  1. vanlieqos says:

    wooowww….boleh juga tuh jadi inspirasi….
    tq y….
    love u full…hahahaha

  2. RAngga says:

    sih ya anggrek birutas puisi nya …..
    q nang bangetzz ……..]
    abis puisi nya romantis sihh…………
    dan buat hati q senang

  3. Laras says:

    knp cnta dtang? klo akhirny hruz prgi??

  4. melanie says:

    cinta adalah kemunafikan yang tersembunyi di dalam hati
    ketika kesucian menyapa kebusukkanlah yang menampakkan diri

  5. melanie says:

    .hati hatilah dengan cinta.
    .sebab dia terlalu kuat untuk jiwa yang rapuh.
    .ketika ia mengikat akan sesak nafasmu.
    .dan sulit bagimu untuk mu untuk melepaskan diri dari jeratannya.
    .ketika qm terlepas akan remuk pula jiwamu.

  6. melanie says:

    .buat cmuna yang penggila puisi.
    .klu ada puisi kirim dund k email ku.
    .plizzz.
    Nuna_kecil.niez@yahoo.com
    .ukeh ukeh.

  7. Lidya says:

    aq ska bgt ma puisinya….

    q uga terinspirasi untuk buat puisi

  8. moehib says:

    keren2 puisinya

  9. narend says:

    aq sneng ma kata2 dibait pertama,bagus n nyentuh…. tp ko trusnya ko gtu,..
    tp q salut ma puisinya….. aq jg sneng ma puisi n sring buat n bedah2 mkna puisi2 orng laen gtu,, q mau tnya,bsa g q ikutan??

  10. Aditya jogja says:

    ***For You girl***

    Walau terhentinya masa di dunia
    Engkau tetap ku cinta
    Biarpun hatimu t’lah pergi
    Engkau masih dihatiku
    S’bab hanyalah bersama mu ku rasa bahagia
    Aku memang tak bisa
    Tak bisa selalu berada disamping mu
    Mogalah ada yang s’lalu
    Bisa mendampingimu
    Memberi kasih sayang
    Yang tak kau dapatkan dariku
    Karena….
    Ibaratkan mentari aku tak dapat menerangi mu,, Dan…
    Ibarat bulan aku jauh dari pandangan mu
    Namun…
    Aku bersyukur t’lah mencuba s’tia &
    Menyayangi mu setulus hati
    Walau…
    Kini kita tak dapat lagi bersatu
    Aku masih menantinya,,
    Pada garis tepi yang hampir memudar
    Meski cintaku semakin legam
    Innalillahi,, segala ini berasal & kan kembali padamu ya Allah
    Tapi aku terlalu mencintainya
    Dalam kelemahan & kekurangan yang ku punya
    Pernah aku berharap…
    Namun harapanku ini tak lah mungkin
    Tak mungkin dapat terkabul lagi
    EnTah kenapa…
    K’napa bintang serasa jauh dari pandangan
    K’napa bulan begitu cepat menghilang
    K’napa jarak serasa lamban untuk ditempuh
    K’napa dekat itu begitu sulit hendak digapai
    Hanya kata…
    Maafkan lah daku andai bersalah
    Maafkan lah daku yang tak sempurna tuk mu
    Maafkan daku yang tak mampu disampingmu
    Maafkan daku yang tak pernah bahagiakanmu
    Waktu…
    Waktu sejam dua bersamamu
    Itulah masa-masa bahagiaku
    Engkaulah kesempurnaan bagiku
    Entah apa ada lagi untukku
    Yang sesempurna ini…
    Ku ucapkan…
    Terima kasih t’lah menerima cintaku
    Terima kasih pernah buatku bahagia walau sesaat namun sungguh berarti
    Terima kasih atas rasa sayang yang t’lah kau berikan untukku
    Tetesan…
    Tetesan air mata yang keluar
    Hanyalah pertanda tulusnya cinta ini
    (Aditya Jogja)
    085228013331

Beri komentar