Puisi… kutulis dan kurangkai
Saat inspirasi dan sebentuk emosi
Menggerakkan otak dan jemari
Memilih diksi mencari analogi
Meski bukan penyair ku tetap bersyair
Meski bukan pujangga tetap kubersuara
Tak pernah peduli apa mereka bilang
Syair dan Puisi bagiku kebebasan
Puisi… kau caci dan kau puji
Sesuai batas mengarti dan imaji
Terimakasih… ku kan menulis lagi
Meski kosong puji dan caci

Maafkan Aku Ibuku
Maaf ibu,kadang aku lupa untuk memikirkanmu
Karena seringnya memikirkan diriku
Kadang aku tidak membantumu
Karena terlalu sering bergelut dengan kesibukanku
Ibu….
Kadang aku jarang berbicara denganmu
Tapi kini aku sangat sadar ibu
Didalam hati dan otakku hanya ada ibu
Ibu….
Betapa sangat ku membutuhkanmu
Aku butuh perhatian dan sayang ibu disaat sakitku
Aku butuh pundak ibu disaat tangisku
Ibu sungguh cinta dan sayangku
Ibu sungguh tautanku
Aku akan selalu sayang padamu
Maafkan anakmu ini ibu
Sebuh Penantian
Kunanti sebuah melodi
Mengalun diketenangan hati
Lembayung menyiratkan gambar diri
Sesal yang kurasa kini
Hatiku selalu dingin dan beku
Selalu kucari dimana kasihku
Keberadaannya tak pernah kutahu
Mengalir seperti cintaku padamu
Cintamu tak terasa lagi
Pergi entah kesudut mana
Akan kunanti engkau kembali
Hingga fajar berganti senja
rindu..
rindu tak mengenal ruang..
ak ingin saat in ak dapat merengkuh tubuhmu
dapat menatap wajahmu dengan sepuas hatiku
tak tergambarkan
bahkan tak terucap ktika sang rembulan datang..
kebersamaanku terpisah denganmu..
sepi..
sepi..
ak ingin setiap malamku selalu ditemani oleh dirimu
tubuh menjadi satu..
tak add lg desah yang dapat merobek jiwa..
batiniah telah terobati..
lahiriah telah terpenuhi
rindu..
ak ingin sampaikan ini semua
kepada sang yang ku cinta..
ak tak kuasa tuk menahannya..
ak ingin mati ,,
ak ingin mati
jika ak terrus tanpa dirinya..
Lewat jemari d’ujung pena ingin ku ungkap sebuah rasa…yang saat ini bergejolak dalam jiwa
sahabatku…. rindu ini masih ku pendam dan sayang ini masih ku simpan..
agar kelak bila kita bertemu kemesraan tetap terjaga sama seperti dulu
puisi’y keren abz euy……
maafkan aku
ternyata aku masih mencintaimu
Jangan salahkan hatiku
karena aku masih menyimpannya
hanya untukmu
Kasih….
Lain dulu lain sekarang
sejarah lalu biar jadi album kenangan
takkan lagi kucoba membuka lembaran lembaran yang tlah terlewati
buat apa dikenang bila hanya menyayat hati menjadi sembilu…
Kasih…
Walau kini kutahu kubisa saja mengulang sejarah itu…
Tapi mungkin kata perpisahan yang terbaik
maaf tuk sekian kalinya
ku tak dapat kembali…