Selalu

Ada kata yang tak pernah mampu terusik
Meski senja datang…
Meski langit segera kelam
Tersimpan rapi di dalam hati yang sepi
Hari-hari berlalu tanpa sempat tuk tau
Akankah saatnya tiba…
Atau hanya penantian saja
Sembari berucap “Slalu kan kutunggu”
Satu kata yang tak ingin bisa terusik
Terajut oleh kenangan…
Berpondasikan harapan…
Berselimut indah sebuah cinta putih
Hari-hari menjauh terlebih saat itu
Terbang lepas ke langit bebas
Tanpa sebuah kalimat jelas
Kecuali bahwa cinta kan kembali bertemu
Selalu…
Jika memang Tuhan menakdirkan satu
Selalu…
Tak peduli berapapun lamanya waktu

Puisi di atas Kenzt tulis pada tanggal 23 Mei 2008 jam 19:00 Waktu Surabaya. Semoga puisi dadakan ini bisa sedikit menghibur kalian semuanya. Sorry kalo ga bisa terlalu sering nulis puisi, sebab terkadang inspirasi ini mati ato bahkan ga mood untuk nulis Puisi


9 komentar untuk “Selalu”

  1. zae^dd says:

    satu kata komentar tuk puisi ini…
    ” ZAE “

  2. Kenzt says:

    @Zae^dd:
    Apa tuh maxsudnya…?

  3. irfan says:

    “zae” itu sama dengan “sae” kayaknya

    dibahasa jawa artinya bagus

    kalo ga salah lohhh ^^

  4. Kenzt says:

    @Irfan:
    Kalo ‘Sae’ yang bahasa Jawa itu sih Kenzt tau…. Nanya gitu takutnya ada maksud lain…. :D

  5. diar ginanjar says:

    jajajajaj

  6. [...] kau adalah segalanya di hidupku Sebab kau selalu punya hati untuk mengerti Sebab kau selalu punya hati untuk memahami Sebab kau tak pernah lelah [...]

  7. [...] kau adalah segalanya di hidupku Sebab kau selalu punya hati untuk mengerti Sebab kau selalu punya hati untuk memahami Sebab kau tak pernah lelah [...]

  8. [...] kau adalah segalanya di hidupku Sebab kau selalu punya hati untuk mengerti Sebab kau selalu punya hati untuk memahami Sebab kau tak pernah lelah [...]

  9. [...] aku ingin menjadi segalanya dalam hidupmu Sebab kan kucoba selalu punya hati untuk mengerti Sebab kan kucoba selalu punya hati untuk memahami Sebab aku tak pernah [...]

Beri komentar