Meski senja datang…
Meski langit segera kelam
Tersimpan rapi di dalam hati yang sepi
Akankah saatnya tiba…
Atau hanya penantian saja
Sembari berucap “Slalu kan kutunggu”
Terajut oleh kenangan…
Berpondasikan harapan…
Berselimut indah sebuah cinta putih
Terbang lepas ke langit bebas
Tanpa sebuah kalimat jelas
Kecuali bahwa cinta kan kembali bertemu
Jika memang Tuhan menakdirkan satu
Tak peduli berapapun lamanya waktu
Puisi di atas Kenzt tulis pada tanggal 23 Mei 2008 jam 19:00 Waktu Surabaya. Semoga puisi dadakan ini bisa sedikit menghibur kalian semuanya. Sorry kalo ga bisa terlalu sering nulis puisi, sebab terkadang inspirasi ini mati ato bahkan ga mood untuk nulis Puisi

satu kata komentar tuk puisi ini…
” ZAE “
@Zae^dd:
Apa tuh maxsudnya…?
“zae” itu sama dengan “sae” kayaknya
dibahasa jawa artinya bagus
kalo ga salah lohhh ^^
@Irfan:
Kalo ‘Sae’ yang bahasa Jawa itu sih Kenzt tau…. Nanya gitu takutnya ada maksud lain….
jajajajaj
[...] kau adalah segalanya di hidupku Sebab kau selalu punya hati untuk mengerti Sebab kau selalu punya hati untuk memahami Sebab kau tak pernah lelah [...]
[...] kau adalah segalanya di hidupku Sebab kau selalu punya hati untuk mengerti Sebab kau selalu punya hati untuk memahami Sebab kau tak pernah lelah [...]
[...] kau adalah segalanya di hidupku Sebab kau selalu punya hati untuk mengerti Sebab kau selalu punya hati untuk memahami Sebab kau tak pernah lelah [...]
[...] aku ingin menjadi segalanya dalam hidupmu Sebab kan kucoba selalu punya hati untuk mengerti Sebab kan kucoba selalu punya hati untuk memahami Sebab aku tak pernah [...]