10 Alasan Mencintaimu

Aku butuh teman untuk melalui
Aku butuh kawan untuk berbagi

Aku butuh bayangan untuk mengikuti
Aku butuh mentari untuk menerangi

Aku butuh air untuk menyirami
Aku butuh pohon untuk meneduhi

Aku butuh pagi setelah gelap hari
Aku butuh tempat untuk kudiami

Aku butuh tersenyum setelah bersedih
Aku butuh hati untuk disayangi

Untuk itulah kuingin kau tetap disini
Hingga kelak kujadikan seorang istri

Di Odecya.Com

Barusan, saya berencana untuk nulis satu puisi lagi di AnggrekBiru.Com ini. Eh, ngga’ taunya setelah selesai, kayaknya puisi tersebut lebih layak kalo dimasukkan ke Odecya.

Jadinya, puisi baru Kenzt tersebut bisa kamu baca di Odecya. Judulnya “Meski Tak Puitis“.

Perjalanan Waktu Disisimu (Meski Tak Slalu Ada)

  1. 10 Oktober 2006
  2. 10 November 2006
  3. 10 Desember 2006
  4. 10 Januari 2007
  5. 10 Februari 2007
  6. 10 Maret 2007
  7. 10 April 2007 -> 22 April 2007
  8. 10 Mei 2007
  9. 10 Juni 2007
  10. 10 Juli 2007
  11. 10 Agustus 2007
  12. 10 September 2007
  13. 10 Oktober 2007
  14. 10 November 2007
  15. 10 Desember 2007
  16. 10 Januari 2008
  17. 10 Februari 2008
  18. 10 Maret 2008
  19. 10 April 2008
  20. 10 Mei 2008
  21. 10 Juni 2008
  22. 10 Juli 2008

Odecya

Aku memang tidak pernah memberitahukanmu
Sedang kurajut lagi hatiku, dengan benang cinta darimu
Aku memang tidak ingin engkau tahu
Kelak ku ingin berikanmu satu hati ini utuh

Namun jika kini engkau memutuskan untuk pergi
Sebab sudah cukup lelah engkau menanti
Ceritakan saja, segenap jiwaku akan mengerti
Ku yakin takkan mudah untuk berpaling

Hampir 2 tahun lamanya aku mengabaikanmu
Terbenam dalam kubangan kenangan masa lalu
Hampir 2 tahun lamanya kau ada disisiku
Terdiam, mengerti, menunggu aku mengucap rindu

Untuk semua pengorbanan dan kesabaran
Atas kekhilafan dan lemahnya perasaan
Ku terima jika kini kau coba membuka baru lembaran
Belajar menerima, dan menyusun lagi harapan

Pergilah…berjalanlah…pelajarilah…
Lupakan saja aku, jangan menjadi sepertiku
Usah terbenam masa lalu saat denganku
Berikan untuknya segenap rasa kau mampu

Jangan buat segalanya terlambat
Jangan buat cintamu merasa penat
Jangan buat ia membenciku karna rasamu
Jangan buat aku menyakitinya hanya karnamu

Cinta tidak egois Cya…
Sebab aku pernah, maka aku tahu
Belajarlah utuh menerima adanya
Perlahan berkurang s’mua artiku

Usah berpikir aku Cya…
Sebab aku sudah, berbuat satu salah
Aku tahu engkau pasti bisa
Satu langkah ini harus membuat baik hidupmu