Tanpa Judul

Ada bayang yang tak pernah pergi
Ada hati yang slalu mencoba tegarkan diri
Ada jiwa yang terkapar menangis
Dan berlindung di balik puisi-puisi sedih

Ada juga jiwa-jiwa manja
Haus untaian kata-kata mesra
Bait-bait penuh makna memuja
Dan mencari pemuasan lewat puisi cinta

Sorry, lama ga posting puisi lagi. Mohon maaf sebesar-besarnya buat rekan-rekan pengunjung yang request untuk dibuatin puisi tertentu, sebab segala macam aktivitas Kenzt saat ini menyebabkan hal tersebut tidak dapat Kenzt kabulkan dengan segera. Mungkin ke depannya ketika ada waktu luang lebih, Kenzt akan coba buatkan satu persatu.

Salam Kenal Semuanya

Saat Kenzt menulis posting ini, jam sudah menunjukkan pukul 2:36 WIB pagi. Hari sudah menjelang pagi. Tak lama mentari akan segera menyinari bumi menggantikan malam.

Kali ini Kenzt hanya ingin menyapa seluruh pengunjung AnggrekBiru.Com, berucap salam kenal untuk semua yang sudah berlangganan puisi ataupun berkomentar di Blog Puisi Cinta ini, sembari beristirahat setelah seharian beraktifitas. Read more

10 Alasan Mencintaimu

Aku butuh teman untuk melalui
Aku butuh kawan untuk berbagi

Aku butuh bayangan untuk mengikuti
Aku butuh mentari untuk menerangi

Aku butuh air untuk menyirami
Aku butuh pohon untuk meneduhi

Aku butuh pagi setelah gelap hari
Aku butuh tempat untuk kudiami

Aku butuh tersenyum setelah bersedih
Aku butuh hati untuk disayangi

Untuk itulah kuingin kau tetap disini
Hingga kelak kujadikan seorang istri

Pujangga

Ku tak akan pernah menjadi seorang pujangga, bermodalkan sebuah puisi cinta. Mengertilah, bahwa ku bukan seorang penyair puitis yang habiskan waktu dengan menuliskan segala inspirasi tentang cinta di selembar kertas seadanya, tak peduli lusuh atau baru.

Aku hanyalah seorang pria yang memiliki sebuah perasaan cinta pada seorang wanita. Inspirasi hadir dari sana. Aku bukanlah seorang pujangga sebab aku tak pernah menginginkan karya-karya. Hanya dirimu kini dan selamanya.

Aku Memilihmu

Update, 13 Oktober 2008:
Situs Puisi AnggrekBiru.Com mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, untuk seluruh rekan-rekan yang menyukai puisi berjudul Aku Memilihmu ini. Terima kasih juga untuk seluruh rekan yang turut mempublikasi ulang puisi satu ini di blog masing-masing, membuat pengelola AnggrekBiru.Com menjadi makin semangat untuk terus berkarya menghasilkan puisi-puisi cinta lainnya.

Aku memilihmu…
Untuk menemani di kala siang tak bermentari
Saat malam tak berbintang
Agar dapat terangiku dengan senyuman

Aku memilihmu…
Saat terik sinar menyengat dan membakar
Ketika bulan sabit atau purnama
Untuk temaniku menyusuri dunia

Aku memilihmu…
Dengan hati yang tak memilih waktu
Sepenuh cinta tanpa masa
Semenjak harap masih mendengung hampa

Selalu

Ada kata yang tak pernah mampu terusik
Meski senja datang…
Meski langit segera kelam
Tersimpan rapi di dalam hati yang sepi
Hari-hari berlalu tanpa sempat tuk tau
Akankah saatnya tiba…
Atau hanya penantian saja
Sembari berucap “Slalu kan kutunggu”
Satu kata yang tak ingin bisa terusik
Terajut oleh kenangan…
Berpondasikan harapan…
Berselimut indah sebuah cinta putih
Hari-hari menjauh terlebih saat itu
Terbang lepas ke langit bebas
Tanpa sebuah kalimat jelas
Kecuali bahwa cinta kan kembali bertemu
Selalu…
Jika memang Tuhan menakdirkan satu
Selalu…
Tak peduli berapapun lamanya waktu

Puisi di atas Kenzt tulis pada tanggal 23 Mei 2008 jam 19:00 Waktu Surabaya. Semoga puisi dadakan ini bisa sedikit menghibur kalian semuanya. Sorry kalo ga bisa terlalu sering nulis puisi, sebab terkadang inspirasi ini mati ato bahkan ga mood untuk nulis Puisi

Tak Ada Judul Untuk Ini

Ditulis pada tanggal 30 Maret 2004, beberapa bait tulisan di bawah ini hanya ingin bercerita tentang sebuah hubungan Long Distance dimana akhirnya waktu harus kembali memisahkan 2 insan yang sedang bercinta. Puisi Cinta ini mengambil setting lokasi di sebuah kota kecil di Jawa Timur, Tuban, dimana seorang harus kembali ke Surabaya, dan seorang lagi harus segera kembali ke Jakarta.

Tak Ada Judul Untuk Ini

Dikecup terakhir kuletakkan harap
Kuucapkan dalam hati sebait doa
Pada seseorang pemilik hati ini
kan ada waktu bertemu kembali…!!!
Peluk terakhir sebelum pergi
Terangkai indah satu niat suci
Mengikat rasa dan asa yang ada
Wujudkan putih makna cinta…
Hanya sesaat kita mengenal
Pun tak cukup lama waktu tuk berjumpa
Namun kini kumengerti bahwa cinta
tak butuh waktu lama tuk membuat semua s’lamanya
Tunggu aku…!!!
Di satu waktu kukan menjemputmu
Sebab hati t’lah menyatu dan tak meragu
Ku kan segera s’lalu disampingmu

Next Page »