Takkan bisa berhenti (Mencintaimu)

Aku takkan pernah bisa berhenti mencintaimu
Meski jalan hidup kini harus kulalui tanpamu
Aku takkan berpura-pura melupakanmu
Saat semua harapan hidup… hanya tentangmu
Kutahu…slamanya mungkin ada sendiri
Andai hingga kelak kau tak pernah kembali
Bersyukurku sadari, cinta bukan untung-rugi
Dan semua kenangan yang silam pasti berarti
Tak ada pedih saat kutahu kau tak lagi sendiri
Rasa cintaku hanya tulus untuk memberi
Kumengerti, kupahami…
Cinta yang sejati tak meminta balik dicintai
Dan sendiri, bukanlah sebuah tragedi


12 komentar untuk “Takkan bisa berhenti (Mencintaimu)”

  1. Mauriza says:

    ni puisi kena banget ama persaan mauriza saat ini

  2. merry anne says:

    tak ada salahnya menyisakan setitik asa untuk mencinta
    hanya kadang masa tak bisa membaca
    walau ada duka
    luka
    dan airmata…
    tak ada waktu lagi untuk menanti
    karena cinta harus tetap pergi
    aq remuk disini…
    luruh bersama hujan airmata..
    tapi dia enggan kembali..
    karena hati telah terbagi……..

  3. aaf says:

    cinta tak selamanya memiliki
    cinta hanya sebatas perasaan ego yang selalu ada, ketika semuanya datang entah apa yang akan terlewati, hanya saja seseorang cenderung merenunginya. untuk apa mencitai orang tidak menyukai kita dan untuk apa pengorbanan saat ini jika tidak ada kepastian. Carilah kepastian itu tidak ada gunanya terus merenung….. gunakan otakmu, semua orang akan mengejar kita ketika kita tau diri kita

  4. kinanti says:

    Tak akan ada yang mampu melenyapkan ingatan masa lalu dengan apapun.
    Demikian pula dengan rasa cinta yag pernah hadir untukmu.
    Rasa itu akan selalu terasa meski ada cinta lain yang telah hadir di hatiku.
    Teruslah hidup bersama kenangan cinta kita, karena itu akan membuat cintaku berarti.
    Jika esok waktu berpihak mempertemukan serta menyatukan kita kembali, kuingin cinta kita menjadi hakiki bukan lagi akan menjadi sebuah kenangan usang dimasa kelak.

  5. Kenzt says:

    @ Semuanya:

    ayo dong jangan nulis disini aja, gabung juga di munajatcinta.com

  6. rhenza says:

    Terindah bukan sesuatu hal yang terlalu baik…
    Terjatuh dalam sebuah celah yang terbesar…
    Terbayang khayalan yang terbaik…
    Terpuruk kenangan yang terburuk…

    Terperangkap cerita yang tersulit…
    Terbangun dalam bayangan yang terjauh…
    Tertulis dikertas yang tersuram…
    Terkilas cerita yang terlanjur terjadi…

  7. Kenzt says:

    @Rhenza:
    Terdiam saat membaca semua puisi….

  8. [...] kayaknya Puisi Takkan Bisa Berhenti (Mencintaimu) ini harus bertambah satu [...]

  9. liam gallagher says:

    tak kan ad yg mampu bisa mnghilang kan masa lalu kita yg begitu indh bahkan kita tak sanggup hilang dari kenyaan itu tap ap blh bwt tuhan telah menetapkan seperti itu kita hanya bisa melupkan kenangan itu dgan rasa yg lebh indh……….

  10. Haikal says:

    cinta itu konyol

Beri komentar