Tentang Aku…

Aku sadar bahwa menangis takkan bisa membuatku seketika ada
Disisimu…
Aku mengerti bahwa memikirkanmu takkan bisa membuatku sekejap mata ada
Didekatmu…

Menghiburmu,
Menenangkanmu,
Mendekapmu,
Mendengarkanmu,

Aku tak bisa menahan rasa seperti ini jauh lebih lama
Menyiksaku…
Meski kini tak jua bisa kutemukan sebuah cara yang bisa
Membawaku…

Di hidupmu,
Di setiap harimu,
Di setiap langkahmu,
Di setiap mimpimu,

Saat lara menyelimuti, saat cobaan menghinggapi
atau saat apapun kamu merasa sendiri, dan sekedar ingin berbagi

Aku… merasa sungguh tak berarti
Sebab cintaku tak mampu jauhkanmu dari duka
Aku… relakan jika kau ingin pergi
Mencari cinta yang mampu dan selalu ada tak terpisah

14 komentar untuk “Tentang Aku…”

  1. gumilar says:

    puisi_nya bagus sekali. . . .
    ^_^. .

  2. Kenzt says:

    @Gumilar:
    Makasih mas buat apresiasinya… Sering-sering berkunjung yah…

  3. asta says:

    SALAHKAH???

    Ku akui, kdang ada sesuatu yang menganjal hatiku
    kadang takut itu juga mengintaiku
    menebal seiring rasa rasang ini, aku berdosa, atau aku harus bersyukur dengan rasa yang Ia ilhami kepadaku?
    tolong jawab aku?
    apa aku harus berhenti?
    atau harus terus menyemai rasa itu
    walau dosa-dosa mengantui?
    atau aku sama sekali jangan perduli
    karna ternyata sayang itu mengalahkan semua situasi

  4. [...] sebuah Puisi yang dibuat oleh Asta, pengunjung setia AnggrekBiru, dalam posting berjudul Tentang Aku.Puisi Asta yang berjudul Salahkah dapat anda baca disini. Pilihlah yang terbaik Jadilah lebih baik [...]

  5. asta says:

    uups ternyata, ketikan puisi gue rada banyak yg salah, disini gue mau ralat tulisan puisi gue yg berjudul SALAHKAH??? Di atas “menebal seiring rasa rasang ini” itu sebenarnya “menebal seiring rasa sayang ini”
    “walau dosa-dosa mengantui?” sebenarnya “walau dosa-dosa menghantui?”

    thnks :)

  6. Kenzt says:

    @Asta:
    nulisnya yang terlalu terburu-buru ato terlalu bersemangat itu Ta’, kok jadi banyak yang salah…??? :D

  7. eko says:

    janji manis

    mencintaimu adalah bahasa kalbuku
    memilikimu adalah bahasa tubuhku
    dan memanjakanmu adalah bahasa puisiku
    aku akan terus mencintaimu
    sampai tubuh, kalbu dan puisiku layu bersama jiwa yang bisu
    karena kau adalah alasan
    mengapa duniaku ada!

    gimana kak kentz, mohon di kritik atau di perbaiki kesalahannya

  8. Kenzt says:

    @Eko:
    Kalo puisinya sih bagus, tapi sorry, aku kurang sepakat dengan isinya, terutama bagian terakhir:

    karena kau adalah alasan
    mengapa duniaku ada!

    Soalnya menurutku (subyektif loh ini) sih, ada atau tidaknya ‘Kau’ dalam puisi diatas, tidak seharusnya mempengaruhi keberadaan (ada atau tidak adanya) kamu di dunia.

    Dunia menjadi indah ketika ada cinta. Lebih indah lagi saat cinta itu berbalas, namun kamu takkan mati hanya karna cinta.

  9. eko says:

    thanks.. iya juga sih.. hehehehehe

  10. Kenzt says:

    @Eko:
    Ayo nulis lagi…..!

  11. angeldark says:

    bagus bangat puisi2 loe..kenzt..^-^ lam kenal ya…boleh gabung gak?
    ~~ Sebuah kebenaran ~~
    Sebuah kebenaran dari mulutmu
    Waktu seperti berhenti berputar dan
    aku berpikir apakah ini mimpi ?

    Aku mendengar sebuah kebenaran
    yang begitu menyakitkan
    Hatiku hancur sampai jadi abu
    Aku tak bisa berpikir apa-apa

    Yang aku tahu selama ini
    Aku dikhianati mentah-mentah
    Aku seperti orang bego
    Yang tak tahu apa-apa

    Sebenarnya sudah dari dulu
    Ku merasakannya jikalau dia masih
    mencintainya dan tidak mencintaiku

    Tapi entah kenapa aku tetap saja mempercayainya?
    Selama setahun jadian
    Harus menelan rasa sakit ini jika bersamanya

    Bayang-bayang dirimu dan dirinya
    Selalu menyelimutiku
    Dan aku harus menerima kenyataan dari
    sebuah kebenaran yang kau ucapkan

    Sampai akhir hayatku
    Ini adalah pilihan hidupku
    Yang harus ku jalani
    Walau rasa sakit yang harus
    kuderita setiap waktu

    Seandainya ku tau dari dulu
    Mungkin kita tak akan seperti sekarang ini

    Apa kamu menyesal bertemu denganku?
    Apa kamu menyesal kehilangan
    Gadis yang kamu cintai
    dan menikah dengan orang lain (aku)?

    Aku percaya kau pasti akan tetap
    berusaha tuk membahagiakanku dan
    akupun juga akan berusaha membahagiakanmu

    Walau rasa sakit kuderita
    Tapi kebahagianku bersamamu
    Perlahan mengobati rasa sakit itu
    semoga kalian suka….^^

  12. Kenzt says:

    @AngelDark:
    Makasih buat pujiannya…

  13. aries says:

    puisi nya bgus nurut q,, ciptakan lgi karya yg lbih bgus,,untk memotivasi kaula muda Indonesia

Beri komentar

 

Supported By


Tulisan Populer

Tulisan Terbaru