Tentangmu

Baru saja kutulis namamu di diary harianku
Belum habis semua rasa bahagia kutuang
Haruskah kini kutuliskan tentang lara,
tentang kesendirian yang tak kutau akhirnya ?

Ku tau kau takkan pernah menjawabnya
Sebab kau pergi saat ku masih ternganga
Terbuai segala pesona rasa jatuh cinta
Haruskah kurobek semua seolah tak pernah ada ?


140 komentar untuk “Tentangmu”

  1. putri says:

    kentz, rasa itu tidak pernah bohong tapi faktalah yang sombong!

  2. rhana says:

    Ae . . puisi nya asyk jg . .klo ada puisi yg lebih panjang agy ceritanya tambah seru dech

  3. gobel says:

    singkat..tapi ‘kena’ maksudnya
    kerenlah…

  4. Mantap surantap……….

  5. ayu tyasti says:

    di pesisir pantai

    di sela sesak nafas menyendat
    di tengah menginggilnya aku karna hawa dingin
    dan di sisi juga terik menyengat kulit
    lalu di ribuan perasaan dlm 3 hari disana bercampur baur

    di malam itu, sorak gemuruh pesta ramai
    ada sendu sedan juga di dlmnya
    dan kesenduan paling ada, adalah aku
    ketika tau akan jawaban dari samar slama ini

    pertanyaan jiwa yg belumlah jelas
    siapakah gambaran jelas wajah engkau sang dewa penolongku dulu
    keraguan masih membayangi untuk juga mencari tau
    namun kini ku tau ketika memang waktu tlah mengambilnya

    di saat belum sempat terucap dariku terima kasih
    aku sedih melagu paling perih, mengapa tak sedari dulu sadari
    mencaripun aku sungkan karna di dera bimbang
    namun kejelasan gambar sekarang sudah menjadi jawabnya

  6. ayu tyasti says:

    aku pernah kehilangan

    petuahmu terindah dari sahabat
    yg pernah getarkan dinding nuraniku
    akupun tak pernah akan tau
    jika kau singgahi aku tuk jadi sahabatmu

    ku dan kau layangkan cerita tentang kita
    disaat itu, di kala kaupun belum tinggalkan aku
    kita bukan lagi kini berpisah tapi juga mengubah waktu
    mencari mimpi yg berlawanan arah dan kosongkan tempat itu jadi kenangan

    aku pernah kehilanganmu disana
    menangis mengapa harus ada perpisahan di kala bertemu
    tapi takdir ini adalah kenyataan akan berpisah dan bertemu
    dan saat kini kita bertemu lagi ku syukuri walau hanya dlm maya ini

    kenyataan hidup, kadang pahit ku terima
    aku tak lagi bisa menyangkal lagi jika hidup tak ada yg abadi
    sulit memang sbg manusia untuk menentang takdir tuhan
    jika begini adanya kehidupan, pasrah ku terima apa adanya

  7. Nur hayati says:

    puisi sangat menyentuch bangetttzzzz
    I like it

  8. Lidya Mega Citra says:

    Cinta itu dari hati!
    yang tumbuh secara langsung tanpa sepengetahuan!
    kadang cinta dimakan api cemburu,,,,
    kadang cinta membinggungkan diantara para pecinta,,,
    cinta itu satu tapi mengapa di hatiku lebih dari satu ,,,
    cinta membingungkanku,,,
    apa sebenarnya arti cinta didunia ini??

  9. ade says:

    kmu mbuat hari2x q’penuh arti ada& tidak ada kmu disis aq skrang aq akan tetap spt ini….menyayangimu…walaupun hnya dalam hati…

  10. nie azach says:

    kerenz,…puisinya!
    menyayan9imoe adalah yan9 terindah bwt nie,meskipun nie tawu tlh lama kau buan9 rasa itu jauh…dan mun9kin kau takkan pernah tawu dulu,sekaran9…bhkn nanti nie akan tetap jadi nie yan9 menyayan9imoe dan menerimamoe pha adanya…just you in my heart,

Beri komentar