Tujuan Hidup

Biarkan aku menempati ruang di hatimu
Walau aku tak sebaik bayanganmu
Meski aku terkadang menyakitimu
Biarkan saja aku tetap disitu!

Bukan ku membencimu jika tak berkata sayang selalu
Bukan juga melupakan atau t’lah hilang sayang itu
Percayailah sepanjang waktu rasa ini tetap begitu
Usah ragukanku, simpan tenaga dan waktumu

Tak pernah mudah berkata cinta bahkan untukmu
Jika tak teruntukmu, tak mungkin terucap sayang itu
Dulu… hingga sekarang pun tetap dulu
Sayangku, meninggalkanmu bukan tujuan hidupku

4 komentar untuk “Tujuan Hidup”

  1. eko pristiwanto says:

    Puisi ini mengingatkan saya pada memori cinta yg telah pupus,entah mengapa saya bisa teringat,padahal saya sudah berjanji untuk tidak mengingkari janji itu namun apa daya takdir berkata lain.yg pasti puisi ini oke punya

  2. Kenzt says:

    @Eko Pristiwanto:
    Makasih buat apresiasinya Mas… :) Salam kenal dari saya. Semoga bisa sharing pengalaman lewat puisi terus….

  3. nabila syafiyyah says:

    wah…puisi cocok bgt dgn apa yg aku alami skrg…
    karena udh lama bgt menyimpan rasa ini dan sampai saat inipun rasa ini tetap ada, semoga rasa ini akn slamanya ada disini..

  4. nabila syafiyyah says:

    Teruntuk Abah yg tlah mengukir keindahan dihati Bunda.

Beri komentar

 

Supported By


Tulisan Populer

Tulisan Terbaru