Maaf Ibu,
Kadang kuluput memikirkanmu
Karena seringnya memikirkan diriku
Kadang aku tidak membantumu
Karena sering bergelut dengan kesibukkanku
Kadang aku pergi meninggalkan rumah dan ibu
Karena seringnya pergi dengan teman-temanku
Kadang aku jarang bicara denganmu
Karena seringnya berhadapan dengan Laptop dan Televisi dikamarku
Tapi kini, kusangat sadar Ibu
Di hati dan Otakku hanya Ibu
Betapa ku butuh bantuan Ibu
Betapa aku selalu ingin menemani Ibu kemanapun itu
Betapa aku pun ingin selalu curhat dengan Ibu mengenai masalahku
Betapa aku butuh perhatian dan sayang Ibu di saat sakitku
Betapa aku pun butuh pundak Ibu, di saat tangisku
Ibu…
Ibu sungguh Inspirasiku
Ibu sungguh cinta dan sayangku
Ibu sungguh tautanku
Ibu benar segala2nya untukku
Maafkan aku Ibu
Aku manusia yang tak sempurna, yang selalu punya dosa dan membuatmu terbeban olehku
Hingga kadang Ibu menangis dan Jarang tersenyum karna ulahku
Tapi….
Aku yakin akan satu Hal
Do’a Ibu, bisa merubah dan menjadikan aku sebagai orang yang berhasil dan berguna untuk ibu atau siapa pun itu
Dan yang terpenting
Aku selalu sayang Ibu
SELALU…..
Puisi ini sesuai dengan kategorinya, ditulis oleh seseorang bernama Asta. Anda bisa memanggilnya dengan sebutan Mbak, Adik, ato Kakak serta Tante. Silahkan sesuaikan dengan menggunakan rumus: Umur Asta – Umur Anda = Sebutan. He…he… just intermezzo…
![]()

gila it kren bangettttttttttt,.
w terharu……..
w suka banget
gile…….buset…..
gue ampe terharu…..
ampe nangis
aku suka puisi ini…. sangat… semoga aku bukan yang tidak berbakti
[...] { Nopember 12, 2008 @ 6:58 am } · { Uncategorized } { } Untuk Bunda [...]
yang tak kunjung datang
detik demi detik
menit demi menit
jam demi jam pun
ku lalui sendiri
tanpa ada yang menemani ku
setiap kali aku sedih ku selalu
menyebut nama mu
tapi itu belum cukup bagi ku
rasa nya aku ingin bertemu dengan mu
walau hanya sedetik saja
adakah kau dengar
jeritan hati ini
yang selalu memanggil
nama mu
Aq brpndpat dn9n pusi ini,karna skrng jaman dah brubh bnyk ank muda,lebh mementngkan karir teman dri pad dng bundax ok dh puisx,
Membaca Puisimu aku semakin kangen ma ibu tercinta.
Ibu adalah Inspirasiku, Dialah wanita terhebat bagiku
kelembutanya, ketegaranya semua ada padanya.
Sudah hampir enam Bulan,Bunda tak berdaya dengan ketuanya, sungguh itu membuat ku sedih, tapi aku pasrah, semua kuserahkan pada yang kuasa, aku masih merasakan tatapan sayangnya, aku masih merasakan kelembutannya. aku berharap semoga ibu bisa pulih kembali. main yah ke blogku.
puisi na keren..
ibu adalah seorang wanita yg selalu bwt echy bersemangat tuk gapai semua impian..
semua yang udah echy dapat..echy persembahkan bwt ibu tersayang..
gak kerasa da masuk taun ke 7 echy pisah dengan mereka demi mencapai semua impin echy n impian mereka jg..
y allah bantu echy tuk mengarungi nie cmua..
semoga mereka selalu dalam lindungan mu..
aminnn..
berikan mereka umur panjang yang engkau ridhai,semoga echy n adik” dapat membalaz semua kebaikan,ketulusa mereka,meskipun kami sadar semua itu tidak akan pernah terbalazz…
tabahh iia .
Allah ga akn mmbri cobaan k umat nya diluar batas kmampuan umat nya .
gw jg saiiank ma ibu gw .
saiiank bangheett !!
puisi untuk bunda menyentuh hati q banget……
q mpek menitikan air mata…
puisi ini yg kucari sebagai kado ultah bundaq…
maav kalo q lancang ….
maavkan aq…
dan tnp d sangka….bundaq menangis setelah membacanya…
dia memelukku erat……..
makasih y puisisnya….
Asta yang nulis puisi tersebut di atas pasti ngijinin kok puisinya kamu bacain buat Bunda kamu. Dia tentu ga keberatan.
Salam kenal buat Ratih, makasih atas kunjungannya ke AnggrekBiru.Com
Di doa ibu ku dengar ada namaku disebut. . ^^
Bagus banget puisinya N moga-moga kita ngak buat bunda kita menangis……