Untuk Bunda

Maaf Ibu,
Kadang kuluput memikirkanmu
Karena seringnya memikirkan diriku
Kadang aku tidak membantumu
Karena sering bergelut dengan kesibukkanku
Kadang aku pergi meninggalkan rumah dan ibu
Karena seringnya pergi dengan teman-temanku
Kadang aku jarang bicara denganmu
Karena seringnya berhadapan dengan Laptop dan Televisi dikamarku

Tapi kini, kusangat sadar Ibu
Di hati dan Otakku hanya Ibu
Betapa ku butuh bantuan Ibu
Betapa aku selalu ingin menemani Ibu kemanapun itu
Betapa aku pun ingin selalu curhat dengan Ibu mengenai masalahku
Betapa aku butuh perhatian dan sayang Ibu di saat sakitku
Betapa aku pun butuh pundak Ibu, di saat tangisku

Ibu…
Ibu sungguh Inspirasiku
Ibu sungguh cinta dan sayangku
Ibu sungguh tautanku
Ibu benar segala2nya untukku

Maafkan aku Ibu
Aku manusia yang tak sempurna, yang selalu punya dosa dan membuatmu terbeban olehku
Hingga kadang Ibu menangis dan Jarang tersenyum karna ulahku
Tapi….
Aku yakin akan satu Hal
Do’a Ibu, bisa merubah dan menjadikan aku sebagai orang yang berhasil dan berguna untuk ibu atau siapa pun itu
Dan yang terpenting
Aku selalu sayang Ibu
SELALU…..

Puisi ini sesuai dengan kategorinya, ditulis oleh seseorang bernama Asta. Anda bisa memanggilnya dengan sebutan Mbak, Adik, ato Kakak serta Tante. Silahkan sesuaikan dengan menggunakan rumus: Umur Asta – Umur Anda = Sebutan. He…he… just intermezzo… ;)


37 komentar untuk “Untuk Bunda”

  1. endah.efe says:

    nyentuh banget….
    buatku semakin sayang ama bunda
    bunda makacih banget selama ini dah mau berkorban buat aku ama adek.

  2. shella says:

    ibu…
    q msh ingat saat2 bersama ibu
    dulu ibu sll memelukku saat qmerasa takut
    dulu ibu sll menghapus air mataq saat q mnangis
    dulu ibu sll mengusik rasa sepiku n mmbuwtku kmbli ceria
    q masih ingat
    kata terahir yg ibu ucapkan padaku
    “jangan takut,jangan menangis sayang,tersenyumlah,ada ibu disini”
    q juga msh ingat
    saat ibu ada di perbaringan
    saat aku memanggil ibu tapi ibu tak mau bangun
    dan saat itu aku takut,aku menangis bu,
    tapi ibu tak memeluk dan menghapus air mataku
    ibu hanya diam ,tak bergerak sedikitpun
    aku baru mengerti kalau ibu telah pergi

    saat ayah meneteskan air matanya. . .

    • dyana says:

      skrng mimpi bruk itu tlh nyta,org yg d sayang Tlh brplng kpd NYA n kekal slm ny dsna.ya ALLAH sayngi IBU dsna trimalah smua amal ny di sisiMU…kmi dsni tak kan heniti2 membcakan ayat suci al-qur;an dan doa wat IBUNDA tercinta DSNA…amiiiiiiiin

  3. dyana says:

    haL yang paling menyakitkan dlam hidup adalah dimana kta haruZ teriMa kenyaTa’n ntuk kehilanGan orang yang disayangi…….sakiiiiiiiiiiiiiT bgt??????????? jdi sbluM smuA itu terjadi pda dirimu mulai dri skrang berikanlh kasih sayang yang seutuH nya wat merka yang kamu sayangi…. terutama sekali IBunda dan Ayahnda tercinta lovE u aLL

  4. dyana says:

    SENYUM TERAKHIR NTUK BUNDA

    kala itu malam kelam tanpa cahaya bulan
    terbangun q dari tidur ku
    kulihat disekeliling ku tak da satu pun saat itu
    telpon berdering membangun kan ku dari keterpkuan ku
    dengan detak jantung yang berdetak kencang
    q takut ntuk mengangkat telpon itu
    dengn tangn yang gemetar q brani kan diri
    ntuk mangngkat anya
    dari seberang telpon terdengar suara
    “sayang besok kmu haruz pulang , da yang maw ayah bicarkn”

    sontak darah ku langsung berdesir
    nafas mulai gak beraturan
    hai!!!!!!!!!!
    da pa ini!

    sepanjang perjalnan menuju rumah
    pikiran selalu tak tenang
    seperti da hal yang gak meyenangkan yang kan terjadi

    tlah sekian lama siperjalanan tibalh akhirnya di rumah
    hai………….!
    da pa ini!!!!!!!!!
    kenapa begitu banyak orng di rumah
    apa yang terjadi!!!!!!!!!!!!!!

    dari jauh telihat ayah datang menyambutaku
    dengan langkah yang goyah dan senyum yang terpaksa
    ayah mendekati ku
    dan merangkul tubuh ku
    seraya berkata
    ” NAK,LIHAT LAH IBUNDA MU TERSENYUM MELIHAT KEHADIRAN MU,..PERGILAH NAK BERIKAN SENYUM TERAKHIR BUAT BUNDA MU”

  5. dyana says:

    sekarang bru q rsa btpa sakit
    saat drimu tk ada disni
    aq sangat merindukanmu
    merindukan kasih sayngmu
    keceriaan mu
    ketulusan mu

    disaat kau erbaring lemah
    q tk da disisimu
    q ingin skli brda di sisimu saat ini
    oh….
    ibuuuuuuuuuu
    tak da yg bsa menggntikan mu
    jiwa keibuan yg kau miliki
    tlah membuat kmi menjadi anak-anak yg berbakti
    q ingin membahagiakan mu

    ibuuuuuuuuu
    q kan sllu mendoakan kesembuhan mu
    n kembali bersma lgi
    bersma ayah,kakak,adek serta cucu n menantu mu
    kami smw merindukan mu

    i love u mom………
    i love u dad…..

    i love u All

    Ya Allah ……..
    hnya kpd Mu aq meminta
    smbuh ibuku dri sakit ny
    agr kita bsa brsama2 lgi
    amiiiiiiiiin

  6. Pujiono Sh says:

    Ridlo Allah tergantung ridlo ibu bapak kita
    maafkan ibu kerana akupun tak mampu semua jasa
    hanya rangkaian kata -kata
    mungkin sesekali kutabur doa-doa

    aku menangis saat kutatap semua tentang jerih payah ibu
    andai ku tak sanggup bayar semua jasa
    sayangi aku terus hingga ujung dunia
    dan mogalah kebersamaan dalam sorga NYA
    amiiin

    • Pujiono Sh says:

      bener……….saudara saudarku se ” wahana puisi”
      mari kita sayangi ibu sesayang sayangnya
      beri apa yang kita ada demi n untuk bahagiakan mereka
      andai ibu telah tiada berikan n kirimi jutaan doa doa
      yakinlah doa kan sampai padanya

  7. olin says:

    ibu….
    aku rindu…

    aku sayang ibu… aku sangat sayang ibu…
    maafkan aku jika aku selalu membuat beban pikiranmu
    mungkin aku nggak terlalu bisa menunjukkan rasa sayangku…
    mungkin dengan cara yang berbeda aku mengungkapkannya
    tapi setiap malam aku selalu mendoakanmu…
    supaya engkau selalu dilindungi oleh ALLAH….

  8. chaca says:

    bunda..
    ku sadari kau begitu berarti dalam hidup ini
    ku sadari kau begitu sempurna dimatakuu..
    ku tak pernah membayangkan ini kan terjadi
    ku terpisah jarak dan waktu dengan mu

    bunda..
    terakhir kuu melihatmu
    kau meneteskan air mata di wajah cantikmu
    akuu sedih tlah membuatmu kecewa
    begitu bnyak duri yang ku tancapkan dalam hatimu

    bunda..
    sampai saat ini
    malam ini
    dan detik ini
    akuu tak pernah melihat wajahmuu
    akuu begitu sangat merindukanmu
    sampai ku tak menyadari,
    bahwa air mata tlah menetes dipipi ku..

    bunda maafkan atas segala kenakalan kuu,
    kebodohan ku,dan kesalahankuu..
    walaupun kini kuu tak tau kau dmana dan sdang apa,
    aku disini slalu mencintai dan merindukan dirimuu..

    love you mom!!

  9. dhiesta says:

    sesal seakan menyesakan disaat nafas menghlang tersaksikan
    tangis buknlah cermin kesedihan namun takut yang mengoyakan
    aku sadar salahku aku ingat khilafku smua tk lagi bisa kupinta maafmu
    kau pergi menghadapnya menyongsong keabadian hidup menanti hisabul hisab,,,,,
    kutakan menangis kutakan bersedih karna kuyakin tempat terindah menaungimu….teriring doa dan maaf yang slalu penghrng setiap langkahku,,,,,,,,maaf maafkan aku mah,,,,,,,,,,,,,,,,,

    dhiesta2000

  10. asih says:

    menyentuh buanget ….

Beri komentar