Puisi Valentine berikut ini dikirimkan pada tanggal 10 Februari 2009 oleh Widagdo Bayuaji ke email anggrekbiru[AT]gmail.com.
Valentine buat Wie
Inilah saat ingin kusentuh lagi langitmu
meski kau telah tertidur lama di sini
kutanam berikut rindu, yang tak gugur bermusim musim
ini februari ke 10, aku bersimpuh lagi
dekat hatimu
dekat nisan yang memelukmu ribuan tahun
aku sendirian merajut dan menumbuhkan ini semua wie…
untuk kita
untuk sepi penggantimu,….
terasa tetap manis kok wie
saat kita kita berdekatan begini, di sini
di tiap februari yang sama….
Bolehkah aku menangis,
sekali ini saja, wie?
agar rindu kali ini sampai padamu,
lewat tetes embun pertama yang mengalir
demi hidup yang terpasung olehmu
aku tetap kekasihmu,
sampai hela nafas terakhir
met valentine ya wie…
(saya sampaikan puisi ini buatmu wie., tidak dengan duka yang ingin saya bagi dengan siapapun. Sebab, kamu selalu hidup buatku wie, aku bacakan ini semua, pelan, untuk tidur panjangmu yang tak mungkin kubangunkan lagi. Wie, aku sayaaang banget padamu)






kau adalah nafasku..
aku hidup dengan cintamu..
aku berdiri karna adanya kau dihatiku…
aku lewati hari dengan kasih sayangmu..
kau sungguh berharga untuk hidupku
kau bagaikan anugrah yang trindah..
yang pernah aku dapatkan
bikinin lagi puisi bwt aq n tmn q
cinta terasa sangaty
indah bila kau terkenang di hatiku
ya ampun ni puisi kena bgd di gw…sabar ya..dy(wie) pazti tersenyum bahagia ketika melihat dan mendengar km baca atau menlihat km membuat puisi ini untuknya…n_n…
makasih atas puisinya
puisi ini mengingat kan Q dengan Alm suami q….miss u pah…cinta mama sll tuk papa OBO…mama Rindu<3<3
salut buat pencipta karya indah ini….
Sediihh banget…….